Chat with Hansaplast
carousel

S.O.S Masuk Angin – Masuk angin dapat menyerang siapa saja, pelajari solusinya terbaik untuk mencegahnya, Yuk!

3 menit Baca
Menampilkan lebih banyak

Tentang masuk angin

Masuk angin sering diidentikkan dengan terlalu banyak berada di udara terbuka, kurang tidur, telat makan, kehujanan, atau terlalu sering berada dalam ruangan ber-AC. Saat udara dingin karena musim hujan atau pancaroba, tubuh jadi lebih rentan terhadap penyakit, di antaranya masuk angin. Apalagi ditambah dengan gaya hidup modern dengan aktivitas padat yang menyebabkan kurangnya waktu istirahat atau badan kurang fit. Siapa saja dapat terserang gangguan kesehatan ini, karena itu, menjaga kebugaran tubuh dan menjalankan pola hidup sehat sangat penting.

 

Gejala masuk angin yang sering dijumpai biasanya adalah berupa meriang atau demam, pusing, lemas, kembung atau mual, pegal-pegal, hidung tersumbat, dan lain sebagainya. Karena itu, cara menanganinya pun harus disesuaikan dengan gejala yang timbul.

Pencegahan

Makan teratur: Sesibuk apapun Anda, selalu sempatkan makan tepat waktu. Perut yang kosong akibat terlambat makan menyebabkan meningkatnya produksi gas pada lambung. Inilah yang kadang membuat perut terasa kembung, sering bersendawa dan buang angin.

Image

Istirahat cukup: Aktivitas sehari-hari sering membuat orang melupakan pentingnya istirahat yang teratur dan cukup. Banyak yang meyakini bahwa durasi tidur seseorang berkurang seiring bertambahnya usia. Namun, menurut Dr. Yordan K. PhD, seorang dokter umum dan dosen pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 7 sampai 8 jam sehari merupakan durasi tidur yang ideal.

Image

Gaya hidup sehat: Hal terpenting untuk mencegah terkena masuk angin adalah menjalani gaya hidup sehat. Bergerak memanaskan tubuh secara alami dengan mendorong metabolisme dan melancarkan peredaran darah. Lakukan olahraga secara teratur, karena tubuh yang bugar tentunya tidak rentan terhadap penyakit.

Hangatkan badan: Jika Anda akan beraktivitas lama dalam ruangan ber-AC, seperti melakukan perjalanan jauh dalam kendaraan atau bekerja di kantor, siapkan minuman hangat untuk membantu menjaga suhu tubuh. Anda juga dapat menggunakan Hansaplast Koyo sebagai pilihan solusi yang praktis. 

Penanganan masuk angin

Saat masuk angin terlanjur menyerang, banyak cara yang dapat Anda lakukan, mulai dari minum obat hingga pengobatan tradisional atau alternatif. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil untuk mengatasi masuk angin.



Mengkonsumsi air hangat: Minum teh atau jahe dapat membantu menghangatkan dan membuat tubuh merasa nyaman. Menambahkan madu atau sari kurma sebagai pengganti gula pada teh atau jahe juga dipercaya baik untuk mencegah masuk angin karena madu dan sari kurma memiliki khasiat meningkatkan daya tahan tubuh dari penyakit.



Istirahat cukup: Istirahat yang cukup, setidaknya 7 sampai 8 jam sehari, Saat tidur, tubuh memperbaiki dan memperbarui sel-sel di dalamnya, sehingga kondisi tubuh akan kembali segar. Istirahat yang cukup, setidaknya 7 sampai 8 jam sehari efektif menjaga tubuh kita dari berbagai jenis gangguan kesehatan, termasuk masuk angin.



Pijat atau urut: Meningkatkan suhu badan dengan pijat atau urut dipercaya membantu mengatasi masuk angin. Tekanan yang dihasilkan oleh pijatan merangsang kelenjar pada kulit untuk menjaga suhu tubuh. Selain itu, pijat dapat melancarkan peredaran darah dan menyingkirkan asam laktat yang menumpuk yang diakibatkan oleh metabolisme sehingga mendorong produksi endorfin yang membuat tubuh terasa bugar sekaligus membuat kekebalan tubuh semakin kuat. Tidak heran kan mengapa para olahragawan kerap pijat secara teratur?

Image

Memakai koyo: Untuk masuk angin yang disertai dengan pegal-pegal, mengenakan koyo pada bagian yang diperlukan merupakan solusi praktis untuk mengatasinya dan membuat badan terasa lebih nyaman. Hansaplast Koyo memberikan rasa hangat yang stabil dan lebih lama sehingga membantu melemaskan otot dan melancarkan peredaran darah. Zat aktif dalam Koyo Hansaplast juga berfungsi untuk meredakan rasa sakit dengan menghambat transmisi rasa sakit dari syaraf ke otak. Selain itu, Koyo Hansaplast juga praktis karena mudah digunakan dan tersedia dalam dua jenis kemasan dengan teknologi heat lock, isi 2 dan isi 10 buah, yang membuat kualitas koyo tetap terjaga.