Untuk perawatan cedera tulang atau keseleo atau cedera jaringan lunak, biasanya dokter akan melakukan teknik yang dikenal dengan istilah RICE. Yaitu rest, ice, compression and elevation (istirahat, es, kompresi dan elevasi). Untuk kompresinya, biasanya berupa membalut bagian yang cedera dengan cohesive rol alias perban elastis, yang juga dikenal dengan perban kompresi.

 

Jika kamu membutuhkannya, kira-kira bagaimana memilih cohesive rol yang tepat,ya? Tidak perlu khawatir, berikut panduan untuk memilih cohesive rol yang tepat serta cara penggunaannya.

Kembali ke atas

Pilih ukuran yang tepat

Cohesive rol biasanya memiliki lebar sekitar 5 hingga 15 sentimeter. Semakin lebar balutannya, semakin banyak tekanan yang didapatkan tanpa menghalangi aliran darah. Biasanya, untuk lengan atau kaki orang dewasa, Anda ingin menggunakan perban berukuran hingga 10 sentimeter seperti Hansaplast Cohesive Rol. 

Kembali ke atas

Penggunaan yang benar

Cohesive Rol bekerja dengan baik untuk membalut cedera atau peradangan dan membantu menjaga pembengkakan agar lekas membaik. Namun, ada batasan berapa lama harus membalut cedera. Di beberapa titik, aliran darah ke area cedera perlu ditingkatkan untuk mendorong penyembuhan.

Perban
Kembali ke atas

Alternatif untuk Cohesive Rol

Ada pilihan jenis cohesive rol yang dapat membantu penyembuhan, seperti yang dapat melekat dengan baik di kulit. Mereka memiliki manfaat tambahan karena seperti selotip tanpa menempel pada kulit. Dengan pelekatan yang baik, jenis ini dapat menjadi tourniquet yang memadai.

 

Perban jenis ini tersedia dalam beberapa pilihan ukuran kurang dari 2 hingga 10 sentimeter. Karena berfungsi seperti selotip, alat ini lebih serbaguna dalam kotak pertolongan pertama.

Kembali ke atas

Tourniquets

Cedera bisa terjadi kapan saja, menyiapkan cohesive bandage dalam kotak pertolongan pertama adalah persiapan yang bagus. Akan lebih baik lagi jika dilengkapi dengan tourniquets sederhana. Tourniquets adalah alat yang digunakan untuk cedera yang menyebabkan perdarahan. Menggunakannya membantu menghentikan aliran darah. Pada beberapa kondisi, selain membutuhkan cohesive rol, tourniquets juga dibutuhkan.

Kembali ke atas

Tips jika mengalami cedera yang membutuhkan Cohesive Rol (perban kompresi)

Cara menggunakan perban

Wajib Lakukan

  • Gunakan Hansaplast Cohesive Rol hanya dalam 24 hingga 48 jam pertama setelah cedera.
  • Gabungkan istirahat dan elevasi dengan kompresi bila memungkinkan.

Jangan Lakukan

  • Jangan gunakan es dan balutan pada saat bersamaan. Ini bisa menyebabkan radang dingin.
  • Jangan membalut lokasi cedera terlalu kencang. Membalut lokasi cedera untuk mencegah pembengkakkan, bukan untuk memblokir aliran darah.
  • Gunakan Hansaplast Cohesive Rol hanya untuk cedera. Jangan gunakan untuk kegiatan sehari-hari, karena perban ini bukan untuk langkah pencegahan cedera.
Kembali ke atas