Keluarga sehat Hansaplast

Mengatasi Demam Pada Anak Tanpa Harus Memberinya Obat

Memberikan obat seharusnya tidak selalu menjadi cara untuk mengobati penyakit. Tak terkecuali untuk mengatasi demam pada anak. Karena ada cara lain yang jauh lebih baik untuk digunakan.

 

Sayangnya, sering kali orang tua sudah terlalu khawatir ketika anak demam. Mereka panik dan langsung memberikan obat penurun panas pada sang buah hati. 

 

Jika selama ini Anda juga melakukan hal semacam itu, sebaiknya hentikan. Ada baiknya Anda pelajari lebih banyak lagi mengenai cara mengatasi demam pada anak tanpa harus menggunakan obat-obatan.

Kembali ke atas

Mengurangi Penggunaan Obat pada Anak

Dokter memang sering memberikan obat ketika ada pasien yang mengalami suatu masalah kesehatan. Namun, Anda harus tahu bahwa pemberian obat itu hanya opsi yang terakhir. Jika masih ada kesempatan untuk memberikan opsi lain, dokter sebenarnya lebih sering memberikan multivitamin.

 

Apalagi untuk anak-anak. Dokter anak tidak akan gegabah memberikan obat. Apalagi anak masih bayi. Ketika demam, dokter anak selalu menyarankan untuk memberikan lebih banyak ASI. Kalau seorang ibu mengajak anaknya memeriksakan kondisi demamnya, dokter biasanya hanya akan memberikan multivitamin.

 

Kenapa demikian? Karena dokter tahu bahwa terlalu sering memberikan anak obat justru membuat anak semakin kebal. Sering berjalannya waktu, anak akan semakin mengalami ketergantungan dengan obat. Padahal, ada potensi di mana tubuh anak bisa melakukan pengobatan sendiri. 

 

Dengan cara meningkatkan sistem imun, maka anak akan tumbuh sehat. Ia tidak mudah sakit. Kalaupun terkena demam, Anda sebagai orang tua hanya perlu menerapkan cara mengatasi demam pada anak tanpa obat. Biarkan tubuhnya semakin kuat untuk melawan apa saja yang menjadi penyebab demam. 

 

Justru ketika sejak kecil Anda selalu memberikan obat, maka anak ketika dewasa membutuhkan obat dengan dosis yang semakin tinggi. Anda tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

 
Kembali ke atas

Cara Efektif Mengatasi Demam pada Anak

Jika tidak perlu obat untuk menurunkan demam pada anak. lalu apa yang harus Anda lakukan? 

  1. Cek Suhu Tubuh
    Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengecek suhu tubuh anak. Gunakan thermometer untuk mengetahui suhu tubuh anak. biasanya, anak demam memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat. Jika sudah mencapai 39 lebih, sebaiknya segera ke dokter. Atau Anda bisa lakukan perawatan sendiri untuk segera menurunkan demam. Pasalnya, dikhawatirkan demam tersebut semakin naik yang bisa menyebabkan anak kejang.

  2. Berikan ASI
    Setelah tahu berapa suhu tubuhnya, berikan ASI jika anak Anda masih minum ASI. Bagi bayi atau anak di bawah 2 tahun, ASI tidak hanya sumber energi. ASI juga obat untuk berbagai macam penyakit.
     
  3. Buatkan Makanan yang Bergizi
    Untuk anak yang sudah tidak lagi minum ASI, Anda bisa buatkan makanan yang bergizi. Makanan untuk penurun demam bisa berupa makanan yang mengandung protein tinggi. Contohnya sup ayam. Di dalam daging ayam, terdapat kandungan protein yang tinggi. Protein ini yang akan membuat tubuh kuat, sistem kekebalan tubuh semakin baik, dan demam bisa lebih cepat disembuhkan.

    Selain itu, berikan juga elektrolit. Misalnya saja Anda bisa berikan minuman berupa air kelapa muda. Ketika demam, anak membutuhkan elektrolit untuk menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. Dengan cara inilah tubuh akan mampu melakukan self-healing atau penyembuhan sendiri. Hal ini disebabkan semua organ tubuh berfungsi secara maksimal.

  4. Gunakan Kompres Demam
    Agar suhu tubuh lebih cepat turun, tempelkan kompres demam pada dahi anak. Anda bisa pilih antara Hansaplast Cooling Fever Disney Frozen atau Hansaplast Cooling Fever Marvel Avengers. Keduanya memiliki motif kartun yang pasti membuat anak senang dan bisa Anda dapatkan di Toko Online Hansaplast.

    Kompres ini bisa Anda gunakan entah di saat anak beraktivitas atau di saat anak sedang tidur. Yang pasti, kompres ini akan membantu mengeluarkan panas dari dalam tubuh. Suhu tubuh akan berangsur menurun. 

  5. Mandikan dengan Air Hangat
    Memandikan dengan menggunakan air hangat sangat membantu mengatasi demam pada anak. Pasalnya, air hangat akan membuat seimbang antara suhu di dalam dan di luar tubuh. Akibatnya suhu tubuh anak akan turun secara perlahan.

  6. Pilihkan Pakaian yang Tipis
    Saat anak demam, Anda harus berusaha agar suhu dari dalam tubuh anak keluar. Makanya, hindari memakaikan pakaian yang terlalu tebal. Sebaiknya, pilihkan pakaian yang tipis. Kalaupun anak merasa dingin, selimuti anak Anda. Namun, pastikan pakaian yang dipakai tipis dan mampu menyerap keringat. Karena semakin banyak keringat keluar, maka semakin cepat demam bisa teratasi.
Yang jelas, Anda tidak boleh panik. Demam pada anak itu hal yang biasa. Namun, jangan lengah. Ada hal yang tetap harus Anda lakukan untuk menurunkan demam pada anak.
Kembali ke atas

Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?

Haruskah Anda membawa anak ke dokter? Sebenarnya, jika Anda ke dokter, ada kemungkinan Anda hanya akan mendapatkan nasihat saja. Dokter biasanya meminta orang tua untuk membawa anak ke rumah lalu memberikan minuman atau elektrolit yang banyak. Tidak ada obat yang akan diberikan.

 

Akan tetapi, ketika demam begitu tinggi atau demam berlangsung hingga lebih dari 3 hari, sebaiknya Anda segera bawa anak ke dokter. Jelaskan apa upaya mengatasi demam pada anak yang sudah Anda lakukan. Dengan demikian, dokter bisa melakukan tindakan selanjutnya. 

 

Jika demamnya begitu tinggi atau ada indikasi lain yang berbahaya, dokter biasanya akan menyarankan anak untuk di rawat di rumah sakit. Yang pasti, pertolongan pertama harus Anda lakukan. Jangan hanya mengandalkan obat atau dokter saja. 

 
Kembali ke atas