Cedera jari tangan sering dialami sehari-hari seperti tak sengaja terjepit pintu, hingga jari tangan terbentur sesuatu. Rasanya tentu tidak nyaman. Namun, jangan khawatir. Jika Anda mengetahui penanganan dan pertolongan pertama yang tepat, maka cedera jari tangan bisa disembuhkan segera. Alat yang Anda butuhkan mudah, yakni perban elastis atau cohesive rol.

Kembali ke atas

Apa itu perban elastis atau cohesive rol?

Perban elastis atau cohesive rol adalah jenis perban gulung yang dapat menyesuaikan diri dengan bentuk dan bagian tubuh. Karena sifatnya yang lentur, perban ini dapat memberikan tekanan di sekitar luka untuk mengurangi rasa sakit juga pembengkakan yang terjadi di area cedera. 

 

Perban elastis atau cohesive rol tercipta untuk menutup luka dan menyangga cedera jaringan seperti keseleo. Umumnya perban ini juga digunakan untuk membalut cedera pada jari tangan. Karena kelenturan dan juga karena sifatnya yang memungkinkan kulit bernapas lebih bebas menjadikannya sebagai perban yang cocok untuk membalut cedera di jemari tangan.

 

Hansaplast Cohesive Rol menjadi pilihan nyaman untuk membalut luka karena selain bisa melekat pada dirinya sendiri alias bukan pada kulit atau rambut, perban ini juga nyaman digunakan dan tahan air. Hansaplast Cohesive Rol adalah perban berperekat yang berukuran panjang 4 cm dan lebar 6 cm berguna untuk mengamankan Kasa Steril dan bantalan luka dengan kuat. Nyaman digunakan untuk seluruh bagian tubuh yang bergerak seperti lengan dan kaki. Selain memberikan kompresi, elastisitas, dan dukungan, Anda juga dapat menggunakan Hansaplast Cohesive Rol untuk mengobati cedera pada persendian.

Finger Wrapping

Pada cedera jari, perban dengan lebar sekitar 2,5 cm ideal untuk membalut luka pada jari tangan. Jika luka yang Anda alami adalah terkilir atau bengkak, maka dapat membalut jari dengan Hansaplast Cohesive Rol dengan tegangan yang sedang dan menutupi area cedera tanpa menutupi buku-buku jari. Balutan perban dengan tegangan sedang bisa membantu mencegah pembengkakan lebih parah sekaligus membiarkan jari tangan tetap bisa bergerak dengan bebas.

 

Selain itu, membalut jari yang cedera bisa melindungi dari cedera ulang kerap terjadi jika penanganan yang diberikan tidak tepat. Oiya, teknik membalut tangan dengan cohesive rol ini juga bisa membantu meredakan radang sendi yang kerap terjadi pada jari tangan.

Cohesive Rol

Buddy Taping

Pernah mendengar istilah buddy taping? Buddy taping merupakan teknik membalut jari yang terluka dengan jari yang berada di dekatnya ketika terjadi cedera jari tangan. Dengan teknik ini, area cedera akan minim gerakan seperti menekuk juga terhindar dari paparan kotoran.

 

Dalam buddy taping, kita membutuhkan cohesive rol untuk membalut. Namun, menggunakan cohesive rol lebih efektif dibandingkan dengan perban biasa yang menggunakan perekat. Hal ini karena lebih mudah merekatkan dengan perban elastis atau cohesive rol dibandingkan perban biasa. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu lakukan:

Cohesive Rol
  • Balut jari yang luka dengan jari lainnya. Karena cedera tidak hanya menyebabkan luka luar melainkan juga luka dalam, maka Anda harus membalut jari yang cedera dengan jari yang berada di sebelahnya. Hal ini berlaku untuk semua jari kecuali ibu jari.

  • Tempatkan satu potongan Hansaplast Cohesive Rol di antara sendi pertama dan kedua dan satu potongan lainnya di antara sendiri kedua dan ketiga. Kemudian, sesuaikan potongan cohesive rol dengan lebar bagian ruas jari. Jangan sampai menutupi bagian sendi agar tak menghalangi jari untuk menekuk. Ketiga, jangan terlalu ketat ketika membalut jari yang cedera. Hal itu bisa membuat jari-jari akan membengkak, berubah warna hingga mati rasa.

  • Jika cedera terjadi di jari manis, sebaiknya kamu membalut jari manis dengan jari kelingking ketimbang jari tengah. Hal ini dilakukan agar tangan tetap bisa bergerak leluasa karena ketiga jemari utama yakni telunjuk, ibu jari, dan jari tengah tidak dibalut.

Gunakan juga Hansaplast Kasa Steril

Kamu bisa gunakan Hansaplast Kasa Steril sebagai lapisan cohesive rol pada jari. Cukup letakkan kasa steril dan bungkus dengan Hansaplast Cohesive Rol. Mulailah dari ujung jari dan balut jari dengan ketegangan yang cukup untuk memberi tekanan pada luka. Pastikan untuk menutupi seluruh bantalan kasa steril dengan cohesive rol. Jangan biarkan sisi mana pun terbuka untuk mencegah kotoran dan bakteri. Ini cara yang bagus untuk merawat luka yang lebih besar atau yang tidak dapat diatasi oleh plester standar.

Cohesive Rol
Kembali ke atas

Jaga Kebersihan Jari dan Cohesive Rol

Setelah selesai membalut luka dan cedera, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan area luka dan perban guna mencegah terjadinya iritasi. Iritasi bisa terjadi pada kulit jemari jika cohesive rol yang membalut tidak pernah diganti dan menjadi kotor. Inilah mengapa harus mengganti Hansaplast Cohesive Rol setiap hari agar meminimalisir terjadinya infeksi pada saat membalut cedera.

 

Selain itu, selalu perhatikan tanda-tanda yang terjadi pada jari selama pembalutan. Apakah terjadi pembengkakan, nyeri atau panas? Jika Iya, maka ini merupakan tanda-tanda infeksi. Hal ini bisa terjadi ketika Anda membalut jari terlalu kencang.

 

Itu dia beberapa pertolongan pertama pada cedera jari dengan cohesive rol. Oleh karena itu, selalu sediakan Hansaplast Cohesive Rol di kotak pertolongan pertama Anda di rumah.

Kembali ke atas