Ruam Popok Pada Bayi

Ruam Popok Bikin Bayi Tidak Bisa Tidur? Ikuti Tips Berikut Ini

Ruam popok pada bayi memang bukan hal yang aneh. Ini masalah yang sering dialami oleh si kecil. Akan tetapi, bukan berarti kamu bisa menganggap ini masalah sepele. Karena dari ruam popok, bayi bisa tidak bisa tidur nyenyak di malam hari. Jika ini terus terjadi, kesehatan bayi bisa terganggu.

 

Untuk itu, kamu perlu tahu bagaimana cara mengatasi ruam popok. Harus ada cara efektif yang harus kamu lakukan agar si kecil segera terhindar dari ruam popok dan bisa tidur nyenyak. Kamu pasti tidak tega kan bayi kamu sering terbangun dan menangis di malam hari karena ruam?

 
Kembali ke atas

Faktor Penyebab Ruam Popok pada Bayi

Sebenarnya, ruam popok ini adalah iritasi. Jadi, kulit bagian bokong bayi mengalami iritasi. Ini ditandai dengan kulit yang berwarna kemerah-merahan. Terkadang, ada juga yang terlihat seperti luka goresan. Inilah yang menyebabkan perih yang bayi rasakan.

 

Sama seperti iritasi yang lain. Masalah ini setidaknya disebabkan oleh dua hal. Yang pertama karena bakteri. Yang kedua karena area yang begitu lembab. Bagian bokong bayi merupakan area yang sangat lembab. Apalagi jika sering buang air kecil dan popok tidak segera diganti. Risiko terkenal ruam popok sangat tinggi.

 

Maka dari itu, ruam popok pada bayi ini bisa dihindari dengan cara mengganti popok secara rutin. Khususnya ketika popok sudah terisi oleh kencing bayi. Sebaiknya, jangan tunggu sampai penuh. Segera ganti popok dan bersihkan bagian bokong bayi dengan menggunakan tisu yang kering. Karena jika tidak dikeringkan, itu juga bisa menyebabkan ruam popok.

 

Di sisi lain, ada juga bayi yang memang mudah sekali mengalami iritasi ini. Bayi yang memiliki kulit sensitif mudah sekali terkena ruam popok. Meskipun popok sudah diganti secara rutin, bayi tetap saja mengalami masalah ini.

 
Kembali ke atas

Tips Mengobati Ruam Popok Bayi

Lalu, bagaimana jika bayi sudah mengalami ruam popok? Apa yang harus dilakukan? Ada treatment atau perawatan sederhana yang bisa diterapkan. Berikut ini langkah mengatasi ruam popok pada bayi:

  1. Bersihkan Bokong Bayi 
    Yang pertama adalah membersihkan bokong bayi. Sebaiknya, jangan hanya membersihkan dengan menggunakan tisu basah. Gunakan air bersih karena air bisa benar-benar menghilangkan kotoran, kuman, dan juga bakteri yang mungkin menempel. Apalagi jika bayi baru saja buang air besar. Bakteri dari BAB bisa saja menempel pada kulit bokongnya. Jika tidak dibersihkan dengan air, ini bisa menyebabkan iritasi atau ruam popok.

  2. Keringkan dengan Tisu
    Setelah membersihkan dengan air bersih, keringkan dengan menggunakan tisu. Pastikan kulit bokong bayi benar-benar kering. Karena jika tidak benar-benar kering lalu popok dipakaikan, ini bisa menyebabkan iritasi.

  3. Oleskan Salep untuk Ruam Popok
    Jika bayi sudah mengalami ruam popok, obati ruam tersebut dengan salep untuk ruam popok. Kamu bisa gunakan Hansaplast Salep Luka. Ini akan membantu proses penyembuhan iritasi pada bayi. Salep ini tidak menyebabkan rasa perih. Jadi, cocok digunakan untuk kulit bayi.

  4. Ganti dengan Popok yang Baru
    Langkah terakhir adalah memakaikan popok yang baru. Sebaiknya, pilihkan popok yang lembut. Apalagi jika kulit bayi sangat sensitif. Jangan asal memilihkan popok karena popok yang sedikit kasar bisa menyebabkan iritasi.
     

Itulah beberapa cara untuk mengatasi ruam popok pada bayi. Butuh waktu untuk proses penyembuhan. Namun, dengan perawatan tersebut di atas, diharapkan ruam popok bisa segera terobati.

Kembali ke atas

Hal yang Sebaiknya Dihindari

Cukup disayangkan ketika banyak orang tua melakukan hal yang sebenarnya justru bisa menyebabkan ruam popok. Hanya saja, mereka tidak menyadari hal tersebut. Karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat, mereka merasa tidak ada yang salah dengan apa yang mereka lakukan.

 

Misalnya saja membersihkan bokong dengan tisu basah. Sebaiknya, cara ini tidak dilakukan ketika tidak dalam kondisi darurat. Membersihkan dengan tisu basah bisa menjadi pilihan terbaik ketika bepergian. Jika ada kamar mandi, sebaiknya bersihkan dengan air. Bukan dengan tisu basah.

 

Mengapa? Tisu basah ini mengandung alkohol. Kulit bayi yang begitu sensitif bisa mengalami iritasi ketika sering terkena alkohol. 

 

Begitu juga dengan penggunaan bedak. Banyak orang tua yang menaburkan bedak ketika sang buah hati mereka mengalami ruam popok. Mereka menganggap bedak mampu mengatasi ruam. Faktanya tidak demikian. Justru bedak bisa menyebabkan iritasi semakin parah. 

 

Manfaat salep luka

Sebagai ganti bedak, kamu bisa gunakan Hansaplast Salep Luka. Ini salep yang mampu menyembuhkan berbagai macam luka lebih cepat, termasuk luka akibat iritasi.

 

Selain itu, sebaiknya bayi tidak dipakaikan popok sepanjang hari. Seharusnya ada waktu di mana kulit bokong bayi bisa bernafas lega. Misalnya saja di pagi hari setelah bayi dimandikan. Bayi bisa tidak dipakaikan popok melainkan celana kain biasa. Popok baru dipakaikan ketika bayi ingin tidur siang atau tidur malam.

 

 

Kembali ke atas