Di usia balita dan anak-anak, sangat wajar apabila mereka sedang tertarik mengeksplorasi dunia sekitarnya. Tak jarang dalam prosesnya, mereka akan terjatuh hingga menyebabkan luka atau cedera. Di saat itu terjadi, si kecil secara otomatis akan menangis dan berteriak karena rasa sakit yang dideritanya. Jika ini terjadi pada buah hati Anda, bagaimana cara kita menenangkan mereka?


Baca Juga: Seperti Apa Tanda-tanda Luka Infeksi?

Kembali ke atas

1. Katakan “Jangan Panik”

Mungkin pada luka ringan seperti lecet, orang tua bisa dengan sigap mengobati sekaligus menenangkan buah hati mereka. Namun, ketika cedera yang dialami anak cukup serius sehingga membutuhkan pertolongan medis, bagaimana kita menenangkan si kecil untuk bersabar menghadapi rasa sakit dan tidak meronta-ronta hingga pertolongan medis tiba?

jangan panik

Perlu dipahami bahwa apa yang terlihat seperti luka ringan bagi orang dewasa bisa sangat menakutkan dan menyakitkan bagi anak-anak. Meski, terlihat seperti luka yang ringan, tetapi tubuh kecil mereka merasakan sakit dan otak mereka memberi sinyal kepada mereka bahwa mereka takut dan khawatir. 

 

Jadi, Anda perlu mengatakan kepada si kecil untuk jangan panik dan yakinkan bahwa ia dapat melalui rasa takutnya. Tenangkan si kecil dengan memberinya kata-kata semangat dan tetap berempati terhadap apa yang ia rasakan. Tunjukkan kepada mereka bahwa ada sisi positif dari kejadian ini. Bagi anak-anak, menangani cedera bisa menjadi pengalaman belajar yang berharga dalam hal membangun ketahanan. 

 

Dilansir dari Fatherly.com, seorang profesor psikologi dari Youngstown State University, Dr. Jaelyn Farris mengatakan bahwa “Kecelakaan memang terjadi di masa kanak-kanak dan tantangan bisa membuat kita lebih tangguh. Dengan mengajarkan hal ini, tentunya dapat membantu anak-anak memiliki empati ketika melihat orang lain terluka sekaligus mengajarkan bahwa rasa sakit bisa diatasi,”.

Kembali ke atas

2. Tunjukkan Bahwa Anda Memegang Kendali

Anak dapat merasakan emosi orang tuanya. Jika Anda panik, bagaimana cara Anda bisa menenangkan putra-putri Anda? Cobalah untuk menenangkan diri sembari menenangkan anak Anda. Tunjukkan bahwa Anda memegang kendali dan mengetahui apa yang harus dilakukan untuk menyembuhkan luka atau cedera mereka. Dengan begini, buah hati akan merasa tenang dan aman dan akan meredakan rasa khawatir yang sebelumnya mereka rasakan.

Kembali ke atas

3. Beritahu Apa yang Harus Si Kecil Lakukan

Ketika luka atau cedera, anak perlu memahami pertolongan pertama dan apa yang harus ia lakukan. Sempatkan untuk memberi tahu setiap langkah yang harus dilalui saat ia menerima perawatan nantinya. Misalnya, ketika lukanya harus mendapatkan jahitan maka si kecil harus tetap tenang dan mengatakan bahwa sebelum proses penjahitan berlangsung, akan dilakukan pembiusan lokal sehingga tidak akan menimbulkan rasa sakit dalam penanganannya. Setelahnya, Anda pun harus memberi tahu apa yang harus dilakukan untuk merawat lukanya agar cepat sembuh. Berikut adalah langkah-langkah pertolongan pertama yang wajib diketahui Anak Anda:

  1. Bersihkan Luka

    Gunakan Hansaplast Spray Antiseptik untuk membersihkan luka dari kotoran dan bakteri serta mencegah infeksi tanpa rasa sakit dan perih. Formula Hansaplast Spray Antiseptik mengandung 0,04% PHMB dan 0.1% Decyl Glucoside Tenside dalam larutan Ringer sehingga efektif melawan kuman dan bakteri (termasuk MRSA), sangat ramah di kulit, serta mendukung penyembuhan luka. 

     

    Hansaplast Spray Antiseptik juga tidak mengandung alkohol dan iodine, sehingga tidak akan merusak jaringan kulit yang sehat dan tidak memberikan sensasi terbakar, perih, maupun membuat kulit kering. Inilah alasan Hansaplast Spray Antiseptik cocok untuk anak-anak dan kulit sensitif. Tampilan Hansaplast Spray Antiseptik jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan mudah dibawa kemana saja.

    Hansaplast Spray Antiseptik
  2. Oleskan Hansaplast Salep Luka

    Jika luka terasa kering, Anda bisa oleskan Hansaplast Salep Luka untuk membantu proses penyembuhan luka 2x lebih cepat* dan membantu mengurangi bekas luka untuk luka baru. Aplikasikan Hansaplast Salep Luka secara rutin hingga luka sembuh secara menyeluruh. Anda dapat gunakan Hansaplast Salep Luka pada setiap tahap penyembuhan luka.

     

    *dibandingkan luka yang tidak dirawat dengan tepat.

    Hansaplast Salep Luka
  3. Tutupi Luka

    Anda bisa menutup luka dengan Hansaplast Plester Luka. Plester Hansaplast dengan Bacteria Shield membentuk perlindungan untuk menghalang kotoran dan bakteri sehingga mencegah infeksi, yang merupakan kondisi yang ideal untuk proses penyembuhan luka. Dengan kain yang lentur dan berpori dapat membuat kulit leluasa bernapas serta dapat mengikuti pergerakan Anda untuk pemakaian yang nyaman. Selain itu, Hansaplast Plester Luka memiliki bantalan luka yang tidak lengket sehingga plester dapat dilepaskan dengan mudah dan tidak sakit. Tetapi, perlu diingat untuk mengganti plester setiap hari dan mencuci luka dengan dan air atau gunakan Hansaplast Spray Antiseptik.

    Hansaplast Mickey Mouse

Dengan begini, si kecil mengetahui apa yang harus ia lakukan dengan lukanya.

Kembali ke atas

4. Amati Kesiapan Si Kecil

Setelah mendapat penanganan, cedera seringkali membuat luka dan trauma di batin anak-anak. Maka tak jarang ketika anak terjatuh dari sepeda, untuk beberapa saat mereka akan takut untuk bermain sepeda kembali atau ketika ia terkilir saat bermain sepak bola, ia akan takut untuk bermain sepak bola lagi.

 

Jangan dipaksa! Amati kesiapan si kecil untuk kembali bermain dan beraktivitas seperti biasa. Bantu mereka untuk mendapatkan kepercayaan diri kembali pasca melewati masa-masa sulit.

 

Kembali ke atas

5. Buat Permainan Simulasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan

Ketakutan dan kekhawatiran berlebih bisa muncul di saat seseorang tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi genting. Ini pun berlaku untuk anak-anak. Maka, Anda harus membuat permainan simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan yang ringan dan menyenangkan untuk anak Anda. Mulai dari apa yang harus dilakukan ketika terjatuh, mendapat luka bakar, menelpon orang tua atau nomor darurat 112 ketika kecelakaan terjadi, berada di ambulans hingga mendapat perawatan di rumah sakit.

Simulasi Kecelakaan

Itu dia beberapa cara untuk menenangkan si kecil ketika mengalami luka atau cedera. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, niscaya anak-anak akan menjadi lebih berani dan tahu apa yang harus mereka lakukan saat kecelakaan terjadi.


Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat Luka yang Tepat?

Kembali ke atas