Tips Merawat Luka Besar yang Tepat

5 menit Baca
Menampilkan lebih banyak

Tips Merawat Luka Besar yang Tepat

Luka besar bisa saja terjadi akibat goresan, tusukan, terbakar, atau setelah menjalani operasi. Nah, agar proses penyembuhan luka besar lebih cepat dan terhindar dari infeksi, kamu perlu menerapkan cara merawat luka yang tepat dan sesuai jenis lukanya. 

 

Makin besar luka, makin tinggi pula risiko terjadinya infeksi. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui jenis dan cara penanganan luka besar agar bisa ditangani sedini mungkin. 

 

Apalagi nih, luka besar bisa terjadi pada siapa pun, kapan pun, dan di mana pun, entah karena terjatuh saat berkendara atau terkena percikan minyak maupun air panas saat sedang masak.

Penanganan Luka Besar Sesuai Jenisnya

Ada beberapa jenis luka besar yang umum dialami, mulai dari luka kecelakaan, luka tusuk, luka bakar, hingga luka bekas operasi. Perbedaan luka ini membuat penanganannya pun berbeda-beda. Berikut ini adalah berbagai jenis luka besar dan penanganannya:

Luka Kecelakaan

Kamu mungkin pernah nih mengalami luka lecet yang besar, misalnya jatuh dari motor atau sepeda. Rasanya tentu saja perih, terlebih saat terkena air atau bergesekan dengan pakaian. 

Agar luka besar akibat goresan tidak makin memburuk, berikut ini adalah beberapa tips merawatnya:

  • Cuci tangan sebelum merawat luka. 
  • Hentikan perdarahan dengan cara mengusap luka dengan kain, kapas, atau kasa yang bersih. 
  • Bersihkan luka di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran yang menempel guna mengurangi risiko terjadinya infeksi. Luka goresan akibat kecelakaan lebih rentan terjadi infeksi karena bersentuhan dengan jalan yang kotor.
  • Selain itu, bersihkan luka dengan Hansaplast Antiseptik Pembersih Luka yang mengandung Polihexanide Binguanide (PHMB) untuk mencegah infeksi. Antiseptik ini cenderung tidak menimbulkan rasa perih saat digunakan.
  • Oleskan Hansplast Salep Luka yang mengandung Petroleum jelly, Panthenol, dan Glycerin untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit. 
  • Tutup luka dengan Hansaplast Aqua Protect XL+ yang merupakan plester luka besar atau Hansaplast kasa steril yang direkatkan dengan Hansaplast rol kain. Jika memiliki kulit sensitif, kamu bisa menggunakan Hansaplast Sensitive XL+ yang merupakan plester untuk kulit sensitif.

Pastikan mengganti plester/kain kasa setidaknya sekali sehari atau setiap kali plester/kain kasa basah dan kotor. 

Luka Tusuk

Luka besar akibat tusukan rentan mengalami infeksi, lho. Soalnya, kotoran dan kuman yang terdapat pada benda tajam bisa masuk ke jaringan kulit yang lebih dalam. 

Agar tidak menyebabkan infeksi, berikut ini adalah pertolongan pertama yang tepat untuk menangani luka besar akibat tusukan:

  • Cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh luka.
  • Hentikan perdarahan dengan menekan lembut area yang tertusuk dengan kain atau kain kasa yang bersih.
  • Bilas luka dengan air mengalir selama 5–10 menit, lalu keringkan secara perlahan dengan waslap untuk membersihkan sisa kotoran yang menempel pada luka.
  • Selain itu, bersihkan luka dengan Hansaplast antiseptik pembersih luka yang mengandung PHMB untuk mencegah infeksi. Antiseptik ini cenderung tidak menimbulkan rasa perih saat digunakan.
  • Oleskan Hansplast Salep Luka yang mengandung Petroleum jelly, Panthenol, dan Glycerin untuk mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit.
  • Tutup luka dengan Hansaplast Aqua Protect XL+ yang merupakan plester luka besar atau Hansaplast kasa steril yang direkatkan dengan Hansaplast rol kain. Jika memiliki kulit sensitif, kamu bisa menggunakan Hansaplast Sensitive XL+ yang merupakan plester untuk kulit sensitif.
  • Bila tertusuk benda yang berkarat, kamu sebaiknya segera ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan suntikan tetanus.

Bila luka tusuk yang besar terus-menerus mengeluarkan darah, tampak terbuka lebar, atau luka tusuk cukup dalam, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

 

Luka Bakar

Penanganan luka besar akibat terbakar berbeda dari penanganan luka lainnya. Untuk menangani luka bakar, inilah langkah-langkah yang dapat kamu lakukan:

  • Dinginkan area tubuh yang mengalami luka bakar dengan air mengalir selama 10–15 menit. Jika luka bakar terjadi di wajah, tempelkan kain basah hingga rasa sakit mereda.
  • Lepaskan benda apa pun yang dikenakan di sekitar area tubuh yang terluka.
  • Setelah luka bakar mendingin, oleskan Hansaplast Salep Luka untuk menenangkan kulit. 

Lambat laun, luka bakar bisa menimbulkan lepuh. Namun, jangan pernah memecahkan lepuhan ini, ya. Jika pecah, segera bersihkan luka lepuh dengan air dan oleskan Hansaplast salep luka di seluruh permukaan luka.  

Tutup luka dengan Hansaplast Aqua Protect XL+ yang merupakan plester luka besar atau Hansaplast kasa steril yang direkatkan dengan Hansaplast rol kain. Jika memiliki kulit sensitif, kamu bisa menggunakan Hansaplast Sensitive XL+ yang merupakan plester untuk kulit sensitif. Jangan terlalu kencang saat melekatkannya agar tidak terlalu menekan kulit yang terbakar. 

Namun, perlu diingat, cara di atas hanya untuk luka bakar ringan. Jika luka bakar yang dialami termasuk luka bakar berat, seperti ukurannya lebih besar dari 8 cm atau luka terdapat di wajah atau alat kelamin, segeralah ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan, ya. 

 

Luka Setelah Operasi

Luka setelah operasi juga tergolong luka besar yang memerlukan perawatan khusus. Dengan penanganan yang benar, luka besar setelah operasi dapat terbebas dari infeksi dan lebih cepat sembuh, lho. 

Perawatan luka setelah operasi bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  • Cucilah tangan sebelum melakukan penggantian perban.
  • Pastikan area dan peralatan yang kamu gunakan untuk mengganti perban dalam kondisi bersih.
  • Lepaskan perban secara perlahan. Jika terlalu lengket, kamu bisa membasahi perban dengan sedikit air agar mudah terlepas.
  • Bersihkan luka dengan air mengalir atau Hansaplast antiseptik pembersih luka yang terbukti ideal untuk luka setelah operasi.
  • Jika dokter meresepkan salep luka, oleskan salep tersebut tipis-tipis pada luka.
  • Tutup luka dengan Hansaplast Aqua Protect XL+ yang merupakan plester luka besar atau Hansaplast kasa steril yang direkatkan dengan Hansaplast rol kain. Jika memiliki kulit sensitif, kamu bisa menggunakan Hansaplast Sensitive XL+ yang merupakan plester untuk kulit sensitif.

Kamu juga disarankan untuk membatasi gerakan yang bisa memengaruhi area di sekitar luka bekas operasi supaya tidak membuat luka kembali terbuka. 

Jika luka pascaoperasi telah kering dan dinyatakan sembuh oleh dokter, kamu bisa menggunakan Hansaplast Plester Bekas Luka. Ini merupakan plester transparan berpelekat yang terbuat dari polyurethane. 

 

Polyurethane dapat mengurangi tampilan bekas luka yang timbul dan berwarna. Produk ini tidak hanya bisa digunakan pada bekas luka baru, tetapi juga bekas luka lama.  

Sudah jelas ya, perawatan luka besar berbeda-beda tergantung jenis lukanya. Waktu penyembuhan pun bervariasi untuk setiap individu, tergantung perawatan yang dijalani. Jika ingin luka besar segera sembuh, sertakan pula dengan konsumsi makanan tinggi protein. 

 

Apabila luka besar menunjukkan tanda-tanda infeksi, seperti muncul nyeri, nanah, bengkak, demam, atau luka tak kunjung membaik setelah 1 minggu, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan. 


Baca juga