Fakta Kesehatan Gigi

Fakta Tentang Penyakit yang Bisa Dideteksi dari Kesehatan Gigi

Sangat sedikit orang yang ke dokter gigi kecuali ketika mereka mengalami sakit gigi. Setelah berbagai upaya dilakukan untuk meredakan nyeri gigi tapi tidak ada hasil, baru kemudian mereka pergi ke dokter gigi.

 

Hal tersebut disebabkan karena kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi. Selain itu, mereka juga tidak mengerti bahwa gigi sangat mempengaruhi kesehatan lainnya. Bahkan, ada kondisi penyakit tertentu yang langsung bisa dilihat dari kondisi gigi.

 

Jika Anda tipe orang yang rajin pergi ke dokter 6 bulan sekali untuk kontrol, Anda sangat beruntung. Dokter gigi Anda pasti bisa memberikan peringatan jika ada tanda penyakit berbahaya lainnya. Karena dari gigi, dokter bisa melakukan deteksi dini.

 
Kembali ke atas

Penyakit yang Bisa Dilihat dari Kondisi Gigi

Rasanya memang aneh bagaimana bisa kondisi gigi bisa mempengaruhi kondisi kesehatan lainnya. Namun, fakta medis mengatakan demikian. Bahkan, para pesepakbola profesional di luar negeri mendapatkan tes mengenai kesehatan gigi sebelum akhirnya diterima bergabung di salah satu klub. Hal ini disebabkan gigi mereka menentukan bagaimana kondisi kesehatan lainnya.

Lalu, penyakit apa yang bisa dideteksi dari melihat kondisi kesehatan gigi?

  1. Diabetes 
    Penyakit yang pertama adalah diabetes. Ini sering dikenal sebagai penyakit gula. Ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya saat ini, terutama bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, masyarakat Indonesia menjadikan nasi sebagai makanan pokok setiap hari. Sementara itu, kandungan gula di dalam nasi sangat tinggi.

    Belum lagi menu makanan lainnya yang cenderung menggunakan gula. Minuman juga harus pakai gula. Bahkan, kopi pun terkadang harus manis. Inilah yang menjadi akumulasi mengapa tinggi sekali orang Indonesia yang terkena diabetes.

    Banyak yang salah sangka mengenai penyakit ini. Misalnya saja tanda diabetes itu bisa dilihat dari kondisi tubuh yang gemuk. Faktanya, tidak semua pasien diabetes itu memiliki tubuh yang gemuk. 

    Justru tanda bisa dilihat dari kondisi gigi. Orang yang memiliki diabetes mudah sekali mengalami sariawan. Selain itu, mereka juga memiliki masalah bau mulut, gigi mudah copot, serta mulut yang terasa kering.

    Apalagi jika gigi sering mengalami nyeri. Mungkin seseorang langsung mencari tahu bagaimana cara meredakan nyeri gigi. Itu langkah yang tepat. Namun, akan lebih baik jika ia memeriksakan gigi ke dokter karena barangkali saja itu tanda diabetes.

  2. Asam Lambung
    Ini merupakan kondisi di mana asam pada lambung naik. Ini juga bisa disebut dengan maag. Penyakit yang satu ini sering dikaitkan dengan kebiasaan makan yang kurang teratur. Di sisi lain, ada juga makanan yang memang berpotensi menyebabkan asam lambung, seperti mengkonsumsi makanan yang terlalu manis.

    Saat Anda mengalami asam lambung, hal ini mengikis enamel gigi dan dentin. Akibatnya, gigi menjadi sangat sensitif. Biasanya ini terjadi pada gigi bagian paling belakang.

  3. Penyakit Jantung
    Memang terdengar tidak ada hubungan antara gigi dengan jantung. Penyakit jantung biasanya berkaitan dengan darah tinggi atau sakit kepala. Namun, para ahli medis menemukan fakta lain. 

    Beberapa pasien yang memiliki masalah gusi kronis ternyata berpotensi mengalami penyakit jantung. Ketika gusi kronis, terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Dan ini akhirnya berpengaruh pada kondisi kesehatan jantung.

    Akan tetapi, penyakit gusi kronis tidak boleh dijadikan patokan. Yang menjadi catatan adalah risikonya. Ketika gusi kronis, segera lakukan cara untuk meredakan nyeri gigi. Dengan harapan gusi kronis bisa diatasi sehingga risiko terpengaruhnya kondisi jantung bisa diatasi.

Sebelum mengetahui penjelasan tersebut di atas, ada kemungkinan Anda tidak yakin jika gigi bisa pengaruhi kondisi kesehatan lain. Namun, setelah Anda tahu penjelasannya, Anda pasti yakin dan mau untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan gigi, bukan?

Kembali ke atas

Jangan Sepelekan Sakit Gigi

Cukup disayangkan ketika banyak orang yang menyepelekan sakit gigi. Bahkan, tidak jarang juga yang kurang peduli menjaga kesehatan gigi. Hingga akhirnya kondisi gigi kurang kuat. Gigi mudah sekali mengalami masalah. 

 

Ketika usia bertambah, maka kondisi gigi harus diperhatikan. Pasalnya, gigi menjadi bagian yang mudah sekali mengalami masalah. Anda bisa lihat kondisi seseorang yang sudah berusia di atas 60 tahun. Giginya semakin mudah sakit, bukan?

 

Akan lebih baik jika mulai saat kecil gigi dijaga dengan baik. Ketika gigi terasa sakit, jadikan itu sebagai pertanda bahwa kesehatan gigi kurang mendapatkan perhatian. Gosok gigi harus teratur. Perhatikan makanan yang dikonsumsi setiap hari. Dan pastikan gigi mendapatkan nutrisi yang baik.

 

Jika gigi sakit, maka segera lakukan cara untuk meredakan nyeri gigi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya cara yang paling sederhana namun efektif adalah menempelkan koyo karena ampuh untuk meredakan nyeri akibat sakit gigi. Mungkin Anda juga perlu ketahui fakta lain tentang manfaat menggunakan koyo agar lebih jelas.

 

Sebaiknya Anda hindari terlalu sering mengkonsumsi obat-obatan. Karena bagaimanpun juga, semakin banyak obat yang Anda konsumsi, tubuh semakin dependent terhadap obat. Itulah mengapa Hansaplast Koyo sepertinya menjadi pilihan yang terbaik.

 

Jika upaya tersebut tidak berhasil, baru kemudian Anda ke dokter. Biarkan dokter melakukan pemeriksaan agar bisa diketahui apa penyebab sakit gigi yang Anda alami. Sekaligus Anda bisa bertanya jika ada potensi masalah kesehatan lainnya yang disebabkan oleh sakit gigi tersebut.

 
Kembali ke atas