Kulit memiliki peran penting, sebagai pelindung tubuh terluar. Melindungi tubuh dari bakteri dan virus. Selain itu juga berperan mengatur cairan dan suhu tubuh. Jika terjadi luka bakar dan cukup banyak area yang terluka, kulit akan kehilangan sebagian kemampuannya. 

 

Apa yang harus dilakukan jika terjadi luka bakar pada kulit? Sebelum lebih jauh membahasnya, berikut pengenalan jenis-jenis luka bakar yang dapat terjadi pada kulit manusia. 

 

Baca Juga : Merawat bekas luka begini caranya yang benar


Kembali ke atas

Jenis luka bakar berdasarkan tingkatannya

  1. Luka bakar derajat pertama. Yaitu luka bakar yang memengaruhi bagian luar kulit. Menyebabkan peradangan lokal, umumnya ditandai dengan nyeri, kemerahan dan sedikit bengkak.

  2. Luka bakar derajat dua. Jenis ini memengaruhi lapisan kulit yang lebih dalam. Biasanya selain menyebabkan peradangan, juga dapat menyebabkan kulit melepuh dan menimbulkan nyeri. 

  3. Luka bakar derajat tiga. Tingkatan ini adalah yang terparah. Memengaruhi semua lapisan kulit, yaitu epidermis lapisan luar, demis yang berada di bawah epidermis dan hipodermis, lapisan terdalam tempat pembuluh darah dan saraf yang lebih besar berada. 

Selain dibagi berdasarkan tingkatannya, biasanya luka bakar juga dilihat dari seberapa luas memengaruhi bagian tubuh. Berikut penjelasannya. 

Kembali ke atas

Mengenal luas luka bakar

Pembagian luas luka bakar biasanya dibagi kedalam beberapa area dengan persentase yang berbeda-beda.

  • Kepala mewakili 9 persen area
  • Dada bagian depan 9 persen
  • Perut bagian depan 9 persen
  • Punggung dan bokong mencakup 18 persen
  • Setiap lengan 9 persen
  • Setiap telapak tangan 1 persen
  • Selangkangan 1 persen
  • Setiap kaki (depan dan belakang) 9 persen, sehingga totalnya 18 persen
Jadi jika seseorang mengalami luka bakar di kedua kaki, selangkangan, dada depan dan perut, berarti orang tersebut mengalami 55 persen luka bakar dari seluruh bagian tubuh.
 
Apabila seseorang mengalami luka bakar lebih dari 15 hingga 20 persen luka bakar, dapat memengaruhi cairan tubuh. Cairan akan hilang dan orang tersebut dapat mengalami syok. Semakin besar luas luka bakar, semakin meningkat risikonya, bahkan dapat mengakibatkan kematian.
 
Sementara jika mengalami luka bakar di bawah 20 persen, tubuh akan berusaha untuk menyembuhkannya meski membutuhkan waktu untuk pemulihan.

 

Baca Juga : Merawat luka terbuka tak boleh sembarangan


Kembali ke atas

Lokasi luka bakar

Hal lain yang perlu diketahui adalah lokasi luka bakar. Semakin luas dan semakin tinggi tingkatan, akan memengaruhi area atau lokasi terjadinya luka tersebut. Misalnya, luka bakar melingkar terjadi pada lengan, kaki, jari tangan, atau jari kaki, dapat menyebabkan gangguan pada aliran darah dan membahayakan kelangsungan hidup.

 

Sedangkan luka bakar di area tubuh dengan lipatan fleksi, seperti telapak tangan, bagian belakang lutut, wajah, dan selangkangan mungkin memerlukan perawatan khusus. Jika tidak ditangani dengan baik, kulit dapat membentuk bekas luka dan memendek, sehingga setelah sembuh akan memengaruhi berbagai gerakan di lokasi luka tersebut. 

 
Kembali ke atas

Tersengat listrik dan terpapar bahan kimia

Sengatan listrik dan juga terpapar bahan kimia tertentu juga dapat menyebabkan luka bakar pada kulit. Jenis luka ini juga dapat diatas menggunakan cara-cara yang sama saat mengatasi luka bakar karena api atau terkena cairan (minyak dan air) panas. 

Kembali ke atas

Pertolongan pertama untuk luka bakar

Untuk luka bakar derajat dua dan tiga

  • Segera jauhi pusat api atau penyebab lain yang melukai kulit. Pastikan jika menolong orang lain, kamu tidak membahayakan diri sendiri. 
  • Singkirkan semua barang-barang yang terbakar dari korban tersebut.
  • Hubungi ambulans atau hubungi bantuan medis terdekat.
  • Setelah korban berada di tempat yang aman, jaga agar korban tetap tenang.
  • Bantu korban untuk merasa nyaman. Cobalah untuk membungkus area yang cedera dengan seprai bersih jika tersedia.
  • Jangan menggunakan air dingin untuk membasuh area yang terbakar karena ini dapat menurunkan suhu tubuh dan menyebabkan hipotermia.

Jika luka memengaruhi wajah, tangan dan kaki, harus dianggap sebagai luka yang signifikan. 

 

Untuk luka bakar derajat satu atau yang melibatkan area yang tidak terlalu luas

  • Bersihkan luka dengan air hangat.
  • Jangan gunakan bahan asing seperti mentega. Medis tidak menganjurkannya. 
  • Lepaskan benda-benda yang menempel pada tubuh, karena area yang terluka mungkin membengkak.
  • Jika memungkinkan, oleskan obat khusus luka bakar seperti Bacitracin atau Neosporin.
  • Jika perlu lakukan konsultasi medis.
  • Dalam beberapa kasus mungkin dibutuhkan suntikan tetanus untuk mencegah masuknya bakteri. 

Mengatasi luka bakar akibat sengatan listrik dan paparan bahan kimia

Jika terjadi luka bakar akibat sengatan listrik, segera cari bantuan medis. Sementara jika terpapar zat kimia, lakukanlah hal seperti:

  • Menjauhkan zat tersebut dari korban. 
  • Kenali zat yang menyebabkan luka bakar.
  • Hubungi petugas medis dan jelaskan kronologis kejadian untuk mendapatkan rekomendasi pengobatan. Jika diperlukan, petugas medis akan datang untuk menangani luka
  • yang dianggap mengancam jiwa. 

Setelah mendapatkan perawatan pertama, selama masa penyembuhan jangan lupa melakukan tiga langkah; membersihkan, melindungi dan membantu proses penyembuhan. Salah satunya menggunakan Hansaplast Salep Luka

 

Baca Juga : Merawat luka terbuka tak boleh sembarangan


Kembali ke atas