Perban elastis atau Cohesive Rol menjadi peralatan yang wajib tersedia di rumah dan kotak pertolongan pertama. Memang apa bedanya dengan perban biasa? Simak penjelasannya di bawah ini, yuk!

 

Ada banyak jenis perban yang biasa digunakan dalam dunia medis. Berbeda jenis luka atau cedera maka berbeda pula jenis perban yang digunakan. Dan di sini akan dibahas mengenai serba-serbi Cohesive Rol dan alasan mengapa Anda wajib menyediakannya selalu di kotak pertolongan pertama di rumah.

 

Baca Juga: 5 Penyebab Sakit Punggung yang Ternyata Cuma Mitos

Kembali ke atas

Apa Itu Perban Elastis atau Cohesive Rol?

Perban elastis atau Cohesive Rol adalah jenis perban gulung yang dapat menyesuaikan dengan bentuk dan bagian tubuh. Karena sifatnya yang lentur, perban ini dapat memberikan tekanan di sekitar luka untuk mengurangi rasa sakit juga pembengkakan yang terjadi di area cedera.

 

Perban elastis atau Cohesive Rol tercipta untuk menutup luka dan menyangga cedera jaringan seperti keseleo. Umumnya, perban kohesif ini diperuntukkan untuk membalut cedera ankle yakni keseleo pada pergelangan kaki ketika ligamen yang mendukung tulang-tulang pergelangan kaki mengalami peregangan berlebihan atau robek.

Kembali ke atas

Alasan Mengapa Harus Menyediakan Hansaplast Cohesive Rol di Rumah

Hansaplast Cohesive Rol
  1. Hansaplast Cohesive Rol cocok untuk membalut cedera ringan atau keseleo

    Keseleo menjadi salah satu cedera yang cukup sering terjadi. Oleh karenanya, menyediakan Hansaplast Cohesive Rol di rumah menjadi wajib guna dapat menangani cedera lebih cepat dan tepat.

    Selain itu, jika Anda atau anggota keluarga tergolong aktif berolahraga seperti bermain sepak bola. Hansaplast Cohesive Rol menjadi alat pertolongan pertama yang wajib untuk selalu dibawa selain Hansaplast Spray Antiseptik dan Hansaplast Plester Luka. Seperti diketahui, cedera ankle sangat mungkin terjadi ketika kita berolahraga. 

  2. Hansaplast Cohesive Rol tidak lengket di kulit

    Berbeda dengan perban biasa, Hansaplast Cohesive Rol tidak lengket atau menempel di kulit. Lalu bagaimana dia bisa membalut luka? Tidak seperti perban adhesive yang memiliki lem untuk merekat di kulit, cohesive rol bisa merekat dengan kuat ketika menempel dengan ujung perban lainnya tanpa perekat. Karena tidak menggunakan perekat, tentunya tidak akan merusak kulit atau rambut. Meski tidak memiliki perekat, Hansaplast Cohesive Rol tidak mudah terlepas dan tetap bisa memberi tekanan yang dibutuhkan untuk meredakan cedera.

  3. Sangat lentur

    Karena sifatnya yang sangat lentur, Hansaplast Cohesive Rol bisa diregangkan hingga dua kali lipat. Jadi, Anda bisa menyesuaikan tingkat kompresi yang dibutuhkan. Misalnya, Anda bisa membalut luka dengan longgar pada cedera jari atau membalut luka berdarah yang membutuhkan tekanan yang kuat, maka cohesive rol bisa diandalkan.

  4. Tidak mudah terlepas

    Meski tidak memiliki perekat, Hansaplast Cohesive Rol tetap bisa stabil melekat pada tubuh. Jadi, Anda tidak perlu khawatir perban akan longgar setelah digunakan.

  5. Mudah dirobek dengan tangan

    Meski terbuat dari kain, Hansaplast Cohesive Rol bisa dengan mudah dirobek menggunakan tangan. Jadi, dalam keadaan darurat, Anda bisa dengan cepat merobek Hansaplast Cohesive Rol tanpa harus mencari gunting terlebih dulu.

  6. Mudah disesuaikan dan digunakan kembali

    Karena tidak memiliki perekat, Hansaplast Cohesive Rol bisa direkatkan berkali-kali. Jadi, jika Anda belum bisa menemukan posisi membalut yang tepat, maka Anda bisa mencari posisi yang tepat dan nyaman pada lokasi cedera.
Kembali ke atas

Tips Menggunakan Hansaplast Cohesive Rol

Setelah mengerti pentingnya menyediakan perban elastis seperti Hansaplast Cohesive Rol di kotak pertolongan pertama di rumah, sekarang penting untuk mengetahui cara menggunakan cohesive rol dengan benar. Berikut ini beberapa tips penggunaan Hansaplast Cohesive Rol yang perlu diketahui:

  1. Bersihkan tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer sebelum menyentuh area cedera dan sebelum menyentuh perban.

  2. Pastikan ukuran dan panjang cohesive rol telah sesuai dengan bagian tubuh atau luka yang akan dibalut.

  3. Tempelkan Hansaplast Cohesive Rol, tetapi jangan terlalu ketat. Hal ini guna menjaga sirkulasi udara dan aliran darah tetap lancar di sekitar bagian tubuh yang mengalami cedera.

    Hansaplast Cohesive Rol
  4. Tempelkan ujung Hansaplast Cohesive Rol dengan bagian perban yang telah dibalut. Jika ingin lebih kencang, Anda bisa menggunakan Hansaplast Rol Kain untuk merekatkan.

    Hansaplast Cohesive Rol
  5. Setelah luka atau cedera dibalut oleh Hansaplast Cohesive Rol, jangan lupa untuk menggantinya secara rutin setiap hari atau ketika sudah basah dan kotor.

    Hansaplast Cohesive Rol

Itu dia pengertian, tips penggunaan dan alasan kamu harus menyediakan perban elastis seperti Hansaplast Cohesive Rol di dalam kotak pertolongan pertama di rumah.

 

Baca Juga: Ternyata, Rajin Cuci Tangan Bisa Mencegah Demam Lho

Kembali ke atas