Plester Pelindung Luka Lecet

Cara Tepat Mengatasi Kaki Lecet Saat Olahraga

Olahraga memang sangat baik untuk kesehatan. Namun, ada kalanya olahraga menyebabkan masalah. Misalnya saja lecet pada bagian tumit kaki. Gesekan dengan lapisan dalam sepatu menyebabkan lecet. Untuk itu, penting sekali bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara mencegah luka lecet.

 

Dan sebenarnya bukan sepatu saja yang menyebabkan lecet. Bisa saja kulit kaki Anda sensitif sehingga mudah lecet. Jadi, Anda harus berhati-hati jika memiliki jenis kulit seperti ini. 

 
Kembali ke atas

Melindungi Kaki untuk Mencegah Lecet Saat Olahraga

Untuk mencegah luka lecet pada tumit kaki saat berolahraga, perlindungan harus Anda lakukan. Apa saja perlindungan tersebut?

 

Yang pertama memakai plester. Jika selama ini Anda sering sekali merasa perih pada tumit atau bahkan sudah sering lecet di bagian tersebut, maka lindungi tumit dengan plester. Jika belum lecet, Anda bisa proteksi dengan menempelkan Plester Hansaplast Roll. Plester ini melekat sempurna. Jadi, sekalipun Anda berlari kencang dan terjadi gesekan dengan sepatu, plester ini tidak mudah lepas.

hansaplast roll kain

Akan tetapi, jika tumit Anda sudah lecet, sebaiknya gunakan plester luka dari Hansaplast. Jadi, selain melindungi, plester ini juga mengobati luka lecet.

 

Yang kedua, aplikasikan lotion. Gesekan yang menjadi penyebab luka lecet, terutama di bagian tumit. Gesekan antara kulit dengan sepatu menyebabkan lecet. Dengan mengoleskan lotion, maka kulit menjadi lembap. Kulit tidak mudah lecet ketika terjadi gesekan. 

 

Yang terakhir, gunakan sepatu yang memang didesain untuk jenis olahraga yang Anda pilih. Misalnya saja Anda suka lari, maka pakailah sepatu untuk lari. Desainer sepatu sudah merancang sepatu sesuai dengan kebutuhan. Ini tidak hanya untuk kenyamanan tapi juga untuk mencegah kemungkinan buruk seperti mencegah luka lecet. 

 

Selain itu, pilih juga sepatu dengan ukuran yang pas. Menggunakan sepatu yang terlalu kecil memungkinkan Anda mengalami luka lecet pada kaki. Dan satu lagi. Pakailah kaos kaki yang lembut. Ini akan mencegah terjadinya gesekan yang bisa menyebabkan luka lecet pada kaki.

 
Kembali ke atas

Tips Menyembuhkan Lecet Karena Olahraga

Lalu, bagaimana jika Anda sudah mengalami lecet pada kaki? Untuk sementara waktu, mungkin Anda harus menghentikan kegiatan olahraga yang menyebabkan lecet tersebut. Anda bisa ganti dengan olahraga lain sembari menunggu lecet bisa Anda sembuhkan.

Berikut ini langkah yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat proses penyembuhan luka lecet:

  1. Hentikan Pendarahan
    Mulailah dengan langkah menghentikan pendarahan. Sekalipun lecet yang Anda alami tidak begitu menyebabkan keluarnya darah yang begitu banyak. Namun, lecet itu artinya ada luka yang terbuka. Hingga akhirnya ada darah yang keluar meskipun kecil.

    Untuk itu, segera hentikan pendarahan tersebut. Gunakan kain bersih atau kasa lalu tekan pada bagian yang lecet. Tekan 10 hingga 20 menit hingga darah benar-benar berhenti keluar.

  2. Bersihkan dengan Air Mengalir
    Setelah pendarahan berhasil dihentikan, langkah selanjutnya adalah membersihkan luka dengan air mengalir. Kenapa air mengalir? Karena ketika Anda bersihkan dengan air mengalir, maka debu serta kotoran sekecil apapun bisa dibersihkan dengan sempurna.

    Jangan sampai masih ada debu atau kotoran yang menempel pada luka. Karena debu dan juga kotoran tersebut bisa memperparah luka lecet yang Anda alami. Bisa saja luka mengalami infeksi. Proses penyembuhan bisa membutuhkan waktu yang lama.

  3. Cegah Infeksi
    Setelah Anda membersihkan luka lecet, keringkan dengan handuk kering. Lalu, semprotkan Hansaplast Spray Antiseptik. Spray Antiseptik ini yang akan menghilangkan bakteri yang mungkin menempel pada luka. Bakteri ini yang juga bisa menyebabkan infeksi.

    Untuk itu, gunakan Spray Antiseptik. Semprotkan pada bagian yang lecet. Spray ini tidak menyebabkan rasa perih. Jadi, jika anak Anda juga mengalami luka lecet, Anda bisa gunakan Spray Antiseptik ini.

  4. Oleskan Salep Luka
    Spray Antiseptik berfungsi sebagai pencegah infeksi. Sementara itu, Salep Luka berperan untuk mencegah peradangan, rasa perih, dan juga mempercepat proses penyembuhan.

    Salep Luka KV 4


    Oleskan Hansaplast Salep Luka pada sekeliling luka. Salep ini juga akan membantu proses regenerasi sel kulit yang sudah rusak. Anda bisa gunakan produk ini dua kali sehari, yaitu di pagi dan di malam hari.

  5. Lindungi Plester
    Luka lecet itu juga termasuk luka terbuka. Meskipun lukanya tidak begitu besar, bisa saja bakteri masuk dan menyebabkan infeksi. Untuk itu, lindungi luka dengan menggunakan plester luka. 

Itulah beberapa cara menyembuhkan luka lecet yang bisa Anda lakukan. Jika luka sudah Anda lindungi dengan plester, sebenarnya Anda tetap bisa melakukan olahraga. 
Anda pasti setuju bahwa mencegah itu lebih baik daripada menyembuhkan. Untuk itu, ada baiknya Anda mencegah luka lecet daripada menyembuhkan. Toh tidak sulit untuk melakukan langkah pencegahan.

 
Kembali ke atas