Apa Itu Luka Tergores?

Luka tergores adalah salah satu dari jenis luka terbuka atau open wound yang terjadi di permukaan luar kulit. Penyebab luka tergores ialah ketika kulit bergesekan dengan permukaan yang kasar sehingga terjadi pengelupasan lapisan atas kulit. Seperti diketahui, kulit rentan alami goresan dan terluka. Luka tergores ini bisa terjadi di bagian tubuh mana saja termasuk lutut, siku hingga kepala.

 

Karena hanya terjadi di lapisan epidermis atau bagian terluar kulit, luka ini tidak separah luka sayat ataupun robek. Akan tetapi, luka tergores tetap dapat meninggalkan bekas atau jaringan parut yang terlihat jelas pada kulit.

Kembali ke atas

Pertolongan Pertama dan Perawatan Luka tergores yang Tepat

Umumnya, luka tergores berada pada tingkatan yang ringan sehingga bisa ditangani sendiri di rumah. Namun, waktu penyembuhan luka tergores akan berbeda untuk setiap orang karena beberapa faktor diantaranya usia, kondisi medis tertentu, penyakit penyerta malnutrisi, suhu hingga sistem kekebalan tubuh. Berikut langkah pertolongan pertama dan perawatan pada luka tergores yang bisa kamu lakukan di rumah:

1. Bersihkan area luka

Sebelum menyentuh dan mengobati luka tergores, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun terlebih dahulu. Setelah itu, kamu baru boleh membersihkan area luka dengan air atau gunakan Hansaplast Spray Antiseptik. Hansaplast Spray Antiseptik membantu kamu untuk membersihkan luka dari kotoran dan bakteri serta mencegah luka dari infeksi tanpa rasa sakit dan perih.

Hansaplast

Formula Hansaplast Spray Antiseptik mengandung 0,04% PHMB dan 0.1% Decyl Glucoside Tenside dalam larutan Ringer sehingga efektif melawan kuman dan bakteri (termasuk MRSA), sangat ramah di kulit, serta mendukung penyembuhan luka. Para expert juga menyatakan “PHMB lebih baik dibandingkan povidone-iodine dan dinyatakan sebagai pilihan antiseptik untuk perawatan luka akut dan luka kronis” (Consensus on Wound Antiseptics: Update 2018 in Skin Pharmacology and Physiology). Hansaplast Spray Antiseptik juga tidak mengandung alkohol dan iodine, sehingga tidak akan merusak jaringan kulit yang sehat dan tidak memberikan sensasi terbakar, perih, maupun membuat kulit kering. Inilah alasan Hansaplast Spray Antiseptik cocok untuk anak-anak dan kulit sensitif.


Selain itu, tampilan Hansaplast Spray Antiseptik jernih, tidak berwarna, tidak berbau, dan mudah dibawa kemana saja.

2. Hentikan perdarahan

Meski biasanya luka tergores tidak mengalami perdarahan, tetapi pada kasus tertentu, tetap ada kemungkinan luka tergores mengalami perdarahan kecil. Bukan berarti setiap perdarahan adalah hal buruk. Pada perdarahan kecil, darah yang mengalir keluar membantu membawa kotoran yang mungkin bisa sebabkan kontaminasi keluar dari tubuh. Tetapi, perdarahan tetap perlu dihentikan karena bisa membahayakan korban juga memperlambat penyembuhan lukanya.

Hansaplast

Bagaimana cara menghentikan perdarahan? Beri tekanan pada area luka dengan Hansaplast Kasa Steril, lalu menahannya selama beberapa menit sampai perdarahan usai.

 

Perlu diingat, jangan memberikan tekanan yang tidak stabil; artinya kamu berusaha melepas tekanan pada luka untuk melihat apakah perdarahan sudah berhenti atau tidak. Setiap kamu melepas tekanan tangan dan melonggarkan tekanan, hal itu dapat memecahkan gumpalan darah yang terbentuk sebelumnya dan memulai perdarahan kembali.

3. Tutup area luka dengan plester atau perban

Setelah perdarahan berhasil dihentikan, ini saatnya menutupi area luka tergores dengan Hansaplast Plester Luka. Menutupi area luka dengan Hansaplast Plester Luka dengan Bacteria Shield berguna untuk melindungi luka dari kotoran dan bakteri yang berpotensi sebabkan infeksi dan iritasi. Dengan kain yang lentur dan berpori dapat membuat kulit leluasa bernapas serta dapat mengikuti pergerakan Anda untuk pemakaian yang nyaman. Selain itu, Hansaplast Plester Luka memiliki bantalan luka yang tidak lengket sehingga plester dapat dilepaskan dengan mudah dan tidak sakit.

Hansaplast

Namun, sebelum itu kamu juga boleh mengolesi terlebih dahulu Hansaplast Salep Luka jika luka terlalu kering. Hansaplast Salep Luka membantu proses penyembuhan luka 2x lebih cepat* dan mengurangi bekas luka untuk luka baru. Aplikasikan Hansaplast Salep Luka secara rutin hingga luka sembuh secara menyeluruh. Kamu dapat gunakan Hansaplast Salep Luka pada setiap tahap penyembuhan luka.


*dibandingkan dengan luka yang tidak dirawat dengan tepat.

4. Minum obat pereda nyeri jika perlu

Terkadang, luka tergores bisa terasa sangat menyakitkan jika ukurannya cukup besar. Jika kamu tidak sanggup menangani rasa sakitnya, maka kamu boleh meminum obat pereda nyeri.

Hansaplast

5. Hindari luka dari sinar matahari

JIka tak ingin luka tergores membekas seumur hidup maka hindari luka tersebut dari paparan sinar matahari langsung untuk mencegah hiperpigmentasi permanen. Kamu juga dilarang untuk mengelupas luka tergores yang telah mengering atau setengah kering.

Kembali ke atas

Kapan Harus ke Dokter?

Luka tergores memang biasanya bisa pulih dengan perawatan sederhana di rumah. Namun, infeksi dan peradangan bisa terjadi pada luka tergores karena berbagai hal di antaranya plester atau perban yang tidak diganti dan sebagainya.

 

Jika luka tergores yang kamu miliki terlalu besar atau mulai membengkak, mengeluarkan nanah, kemerahan hingga terasa panas saat disentuh, maka segera cari bantuan medis. Jika dibiarkan saja, infeksi pada luka terbuka bisa berakibat buruk.

 

Itu dia langkah pertolongan pertama dan perawatan untuk luka tergores yang bisa dilakukan di rumah. Oleh karenanya, sangat penting untuk menyediakan peralatan pertolongan pertama di rumah seperti cairan antiseptik, plester dan perban agar ketika kecelakaan terjadi, kita bisa sigap melakukan penanganan yang tepat.

Kembali ke atas