Setiap orang memiliki pengalaman yang berbeda-beda setelah menjalani operasi. Ada yang santai selama proses penyembuhan berjalan. Ada juga yang bingung, takut salah dalam merawat luka operasi selama proses penyembuhan.

Kembali ke atas

Bagaimana cara terbaik merawat luka saya di rumah?

Pertama, selalu pastikan Anda berada di area yang bersih saat akan mengganti perban atau penutup luka. Sebaiknya sediakan ruangan khusus yang tidak ditempati hewan peliharaan dan tidak ditempati anak-anak, demi mencegah kotoran, bakteri, dan kuman.

Kedua, siapkan juga peralatan yang dibutuhkan untuk merawat luka hingga sembuh. Jika dua hal tersebut sudah dipersiapkan, hal yang perlu dilakukan dengan tepat selama masa penyembuhan adalah penggantian perban atau penutup luka yang baik dan benar.

Berikut beberapa tips utama yang bisa dilakukan saat mengganti perban atau penutup luka selama masa penyembuhan. Langkah-langkah berikut dapat membantu menurunkan risiko infeksi.

 

Baca juga: Apakah Mata Ikan Hanya Bisa Dihilangkan Dengan Operasi?

  • Hindari stress

    Pemulihan setelah operasi dapat memakan waktu yang cukup panjang. Ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan hingga menimbulkan stres. Cobalah lebih rileks selama masa penyembuhan agar proses penyembuhan juga dapat berjalan dengan baik.

  • Cuci tanganmu

    Pertama, lepas perhiasan yang Anda kenakan. Dengan menggunakan air hangat dan sabun, gosok tangan dan pergelangan tangan (termasuk di bagian kuku) selama minimal 15-30 detik. Bilas, lalu keringkan tangan dan pergelangan tangan dengan handuk bersih.

  • Persiapan mengganti penutup luka

    Siapkan perlengkapan mengganti perban atau penutup luka


    1. Siapkan perlengkapan berikut: Hansaplast Kasa Rol Elastis, Hansaplast Salep Luka, Hansaplast Rol Kain, dan sarung tangan sekali pakai.

    2. Buka pembungkus dan tabung salep sebelumnya untuk meminimalkan jumlah yang Anda sentuh dengan sarung tangan.

    3. Gunakan Hansaplast Kasa Steril, penyeka atau aplikator saat menyentuh luka.

    4. Lepaskan selotip dari balutan lama dengan hati-hati


    Langkah-langkah mengganti perban atau penutup luka


    1. Usahakan untuk tidak menyentuh luka saat melepas balutan lama atau mengoleskan Hansaplast Salep Luka ke permukaan luka.

    2. Lepaskan Hansaplast Rol Kain secara perlahan, tarik ke atas dan ke arah luka. Jika terlalu keras untuk dikupas, basahi dan coba lagi (jangan dibasahi jika petugas medis berpesan demikian).

    3. Setelah melepas pembalut lama, buang ke dalam kantong plastik. Kemudian lepas sarung tangan, masukkan ke dalam kantong plastik dan cuci tangan Anda kembali.

Kembali ke atas

Bagaimana cara memastikan luka saya melewati masa pemulihan dengan tepat?

Selama dalam masa penyembuhan, periksalah luka setiap hari untuk melihat apakah luka sudah membaik atau justru mengalami infeksi. Berikut tanda-tanda infeksi yang perlu Anda waspadai, dan apabila terjadi segera konsultasikan dengan dokter terkait penanganan lebih lanjut.

  1. Perubahan bentuk luka

    Jika luka terlihat semakin membesar, itu mungkin berarti infeksi telah menyebar ke jaringan terdekat.

    Luka 1
  2. Kemerahan atau garis merah

    Garis merah pada kulit dapat mengindikasikan infeksi yang menyebar dengan cepat yang mungkin memerlukan perhatian medis segera.

    Luka 2
  3. Bengkak

    Mungkin ada pembengkakan di sekitar luka pada awalnya, tetapi ini akan berkurang seiring waktu.Tapi jika luka terus mengalami pembengkakan yang tidak membaik seiring waktu, pertanda kemungkinan terjadi infeksi pada luka.

    Luka 3
  4. Nyeri

    Luka mungkin terasa sakit pada awalnya, tetapi rasa sakit itu akan berkurang dari waktu ke waktu. Namun, luka yang terinfeksi bisa menjadi lebih nyeri dari waktu ke waktu. Jika ini terjadi, segera hubungi dokter atau petugas medis Anda.

    Luka 4
  5. Kehangatan dan lembut atau lunak

    Area di sekitar luka yang terinfeksi akan menjadi lembut dan sedikit hangat saat disentuh.

    Luka 5
  6. Keluarnya cairan, nanah atau berbau

    Jika Anda mencium bau pada luka, luka itu mungkin terinfeksi. Hubungi dokter atau petugas medis Anda sesegera mungkin.

    Luka 6
Kembali ke atas

Apa jenis penutup luka terbaik yang bisa saya gunakan?

Usahakan menggunakan bantalan penutup luka yang tidak lengket seperti Hansaplast Plester Luka Besar, yakni seperti Hansaplast Sensitive XL/XXL atau Hansaplast Aqua Protect XL/XXL dan menggunakan Hansaplast Kasa Steril yang membantu bantalan penutup luka tetap di tempatnya bila diperlukan. Sesuaikan ukuran plester atau penutup luka lainnya dengan ukuran luka Anda. Pastikan juga luka selalu bersih, kering, dan terlindung.

 

Tanyakan kepada dokter atau petugas medis, apakah kasa atau perban Anda perlu direndam dalam larutan tertentu sebelum dioleskan ke luka, atau jika harus dioleskan hingga kering. Ini akan membantu proses penyembuhan jika dilakukan dengan tepat.


Kembali ke atas

Seberapa sering saya harus mengganti penutup luka saya?

Umumnya, perban atau penutup luka diganti sekali di pagi hari dan sekali di malam hari, tetapi ini bisa berbeda-beda. Jika ada banyak cairan yang keluar selama beberapa hari pertama, dokter atau petugas medis mungkin merekomendasikan untuk lebih sering menggantinya.

Kembali ke atas

Bisakah saya mandi atau mandi selama proses penyembuhan?

Jika penyedia layanan kesehatan Anda mengizinkan, gunakan Hansaplast Aqua Protect XL atau XXL untuk menutupi luka Anda agar tidak basah. Pastikan untuk mengganti perban atau penutup luka bersih setelah mandi.

 

Jika dokter atau petugas medis tidak menyarankannya, tanyakan apa yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kebersihan luka dan area sekitarnya.


Kembali ke atas

Haruskah saya mengoleskan obat apa pun pada luka saya?

Dokter atau petugas medis mungkin menyarankan agar Anda merawat luka Anda dengan antibiotik oral atau salep antibiotik topikal, seperti Hansaplast Salep Luka.

 

Baca juga: 8 Langkah Tepat Untuk Mengobati Luka Gores

Kembali ke atas