Langkah Bijak Mengobati Lecet pada Anak Kecil

Mengobati lecet itu bukan hal yang sulit. Hanya saja, ternyata banyak orang tua yang salah dalam melakukan langkah-langkah untuk mengobati luka tersebut. Hingga akhirnya lecet yang seharusnya bisa ditangani dengan cepat justru menyebabkan masalah yang berlarut-larut.

 

Lecet yang dialami oleh anak kecil biasanya disebabkan jatuh dari sepeda, jatuh dari tempat bermain, atau terpeleset hingga menyebabkan luka. Lecet seperti itu terjadi di bagian paling atas kulit. Di dalam dunia kedokteran, bagian kulit paling atas tersebut disebut dengan epidermis.

 

Sementara itu, bagian di bawahnya lagi disebut dengan demis. Dua bagian inilah yang sering terluka, terutama di bagian lutut, lengan, dan siku.

 

Luka berupa lecet seperti ini sebenarnya mudah diobati. Bahkan, kamu tidak perlu membawa anak ke dokter. kamu hanya perlu tahu bagaimana cara mengobati lecet yang tepat. 

Kembali ke atas

Tindakan Paling Awal Mengobati Luka Lecet

Jika kamu punya anak kecil, apalagi yang masih balita, sudah bisa dipastikan anak akan mudah sekali terkena masalah yang satu ini. Apalagi si kecil sedang senang-senangnya berlatih sepeda. Sepertinya, kurang afdol jika ia tidak terkena luka lecet.

 

Yang perlu kamu lakukan adalah bagaimana penanganan yang pas ketika anak mengalami luka lecet. Jangan sampai lecet yang dialami oleh sang buah hati membuatnya tidak lagi berani untuk belajar sepeda. kamu harus membuatnya lebih bersemangat.

 

Pada saat yang sama, kamu juga harus berupa untuk mengobati luka lecet agar segera sembuh dan kamu siap untuk mencoba belajar sepeda lagi. 

 

Jika anak jatuh dan terkena luka lecet, berikut ini tindakan-tindakan awal yang harus kamu lakukan:

  1. Membersihkan Luka
    Ketika anak jatuh dari sepeda, mungkin anak akan langsung menangis. Apalagi jika ia melihat ada luka atau bagian tubuhnya yang berdarah, seperti lutut dan siku. Dua bagian tubuh tersebut yang paling sering lecet.

    Yang harus kamu lakukan adalah segera membersihkan bagian yang luka tersebut. Apalagi jika anak terjatuh di tanah yang kotor dan ada potensi bakteri menyebabkan infeksi. Maka, segera bawa anak ke dalam rumah dan bersihkan luka lecet tersebut.

    kamu bisa gunakan kasa sreril lembut untuk membersihkan luka agar kotoran bisa kamu angkat. Namun, akan lebih baik jika kamu bersihkan luka dengan menggunakan air. Basahi kain dengan air. Lalu, tepuk-tepuklah bagian tubuh anak  yang lecet agar bersih dari kotoran. Atau jika memungkinkan, kamu bisa bersihkan luka dengan menggunakan air yang mengalir.

  2. Segera Hentikan Pendarahan 
    Bagaimana jika luka lecet cukup dalam sehingga menyebabkan darah keluar terus menerus? Segera cari handuk yang lembut lalu tekan bagian yang luka agar pendarahan berhenti. Ini juga sebagai cara untuk menenangkan anak yang mungkin menangis begitu keras karena terluka.

  3. Gunakan Hansaplast Spray Antiseptik
    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kamu harus membersihkan luka dari kotoran yang menempel agar tidak terjadi infeksi. Membersihkan luka ada baiknya menggunakan air yang mengalir. Namun jika tidak tersedia air di dekat kamu, segera gunakan Hansaplast Spray Antiseptik. Ini untuk memastikan bahwa tidak ada bakteri yang menempel pada luka lecet yang berpotensi menyebabkan infeksi.

    Dengan ukuran 50 ml sehingga tidak terlalu besar dan mudah dibawa di dalam tas. Hansaplast Spray Antiseptik berguna untuk membersihkan luka, mencegah infeksi dan tidak menimbulkan rasa sakit atau perih sehingga membuat si kecil ceria lagi.

  4. Tutup dan Lindungi Luka
    Setelah dibersihkan dan diobati dengan Hansaplast Spray Antiseptik. Langkah berikutnya adalah menutup dan melindungi luka dari debu atau kotoran yang bisa menyebabkan infeksi.

    Luka yang terlindungi dengan baik akan lebih cepat sembuh. Karena bisa mengurangi resiko infeksi atau terkena gesekan yang justru membuat luka menjadi lebih parah. Menutup luka dengan plester juga bisa menghindari luka terkena air sehingga menjadi basah. Luka yang terkena air bisa membuat sembuh lebih lama.

    kamu bisa gunakan Plester Luka Hansaplast untuk anak-anak yang memiliki motif kartun. Anak pasti suka dengan plester yang seperti ini sehingga anak tidak lagi menangis.
     

  5. Rawat Luka dengan Baik dan Rajin Mengganti Plester
    Walau luka sudah ditutup dengan plester, ada baiknya kamu tetap merawat luka untuk meminimalisir resiko infeksi. Pastikan kamu rajin mengganti plester agar luka tetap terlindungi secara maksimal.

    Untuk perawatan yang lebih optimal agar luka cepat sembuh, kamu bisa gunakan Hansaplast Salep Luka yang bisa digunakan pada semua tahap penyembuhan dan bisa mengurangi resiko luka berbekas pada kulit anak.
Itulah beberapa langkah awal yang harus kamu lakukan untuk mengobati lecet. 
 
Kembali ke atas

Perawatan yang Diperlukan agar Luka Lecet Cepat Sembuh

Luka lecet biasanya sembuh dengan sendirinya dalam kurun waktu yang tidak lama. Karena tubuh punya mekanisme self-healing. Biasanya, setelah 4 atau 5 hari, luka sudah mulai mengering dan sang buah hati tak lagi merasa perih. 

 

Hanya saja, selang beberapa jam setelah terjatuh dan terkena luka lecet, anak akan merasakan perih yang luar biasa. kamu mungkin membutuhkan obat pereda nyeri seperti aspirin. kamu bisa minta sang buah hati untuk minum obat ini agar rasa nyeri yang ia rasakan berkurang.

 

Selain itu, ada juga perawatan lain agar luka lecet cepat kering. kamu harus ganti plester satu hari sekali. Sebelum mengaplikasikan plester yang baru, akan lebih baik jika kamu menyemprotkan Hansaplast Spray Antiseptik. Ini spray yang membuat proses penyembuhan luka lecet lebih cepat.

 

Setelah menyemprotkan spray tersebut, silahkan kamu tutup lagi luka lecet pada anak dengan Plester Luka Hansaplast. Dengan menerapkan perawatan ini, maka proses penyembuhan luka lecet bisa lebih cepat.

Kembali ke atas

Perlukah Membawa Anak ke Dokter?

Apakah kamu perlu membawa anak ke dokter? Sebenarnya tidak perlu jika anak mengalami lecet ringan. Hanya saja, ada kondisi tertentu yang membuat kamu sebaiknya segera membawa anak konsultasi dengan dokter.

 

Misalnya saja anak tiba-tiba demam tinggi. Beberapa anak setelah terjatuh dan terluka mengalami kenaikan suhu badan yang begitu tinggi. Biasanya ini terjadi di malam hari setelah jatuh. Jika ini terjadi, segera konsultasikan dengan dokter anak.

 

Atau ada potensi di mana luka mengalami infeksi. Misalnya saja kulit di sekitar luka memerah. Selain itu, nanah keluar begitu banyak. Itu tkamu luka mengalami infeksi. Segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan treatment yang lebih baik.

 

Yang pasti, kamu tidak boleh panik jika anak terkena luka lecet. kamu harus menerapkan tips tersebut di atas sebagai cara paling awal untuk mengobati lecet pada anak.


Kembali ke atas