Memahami kondisi luka pasca operasi

Luka operasi adalah sayatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan dan dilakukan oleh petugas medis. Sayatan operasi biasanya akan ditutup dengan jahitan dan dibalut sesuai dengan ketentuan medis. Tetapi masih memerlukan perawatan lanjutan yang benar setelah pasien meninggalkan rumah sakit.

Kembali ke atas

Rawat luka bedah dalam 3 langkah

Untuk merawat luka pasca operasi, ikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter. Sejalan dengan petunjuk dokter, gunakan tiga langkah cepat dan mudah ini untuk memastikan penyembuhan yang aman dan cepat.

 

Baca Juga : Benarkah air bisa mempercepat penyembuhan luka


  1. Memastikan kebersihan luka operasi

    Jika direkomendasikan oleh dokter, Anda dapat menjaga kebersihan luka operasi dengan menyemprotkan seluruh luka dengan Hansaplast Spray Antiseptik untuk melindunginya dari infeksi.

    Hansaplast Spray Antiseptik
  2. Melindungi luka operasi

    Lindungi luka setelah operasi dari kotoran dan bakteri agar penyembuhan tidak terganggu. Gunakan plester XL atau XXL steril Hansaplast atau kompres steril untuk menutupi luka yang lebih besar. Untuk melindungi luka Anda dari air, gunakan aqua steril Hansaplast melindungi  plester XL atau XXL.

    Hansaplast Sensitive XXL
  3. Membantu proses penyembuhan luka

    Untuk mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko jaringan parut, oleskan selapis tipis Hansaplast Salep Luka, di bawah pantauan dokter. Jika direkomendasikan, gunakan sekali atau dua kali sehari. Lanjutkan sampai luka pasca operasi sembuh total.

    Hansaplast Salep Luka
Kembali ke atas

Berapa lama proses penyembuhan luka setelah operasi?

Setelah operasi, dokter bedah akan menggunakan jahitan atau lem bedah untuk menutup luka, agar luka sembuh lebih cepat. Kecepatan penyembuhan akan tergantung pada besarnya luka dan di area mana operasi dilakukan.
Umumnya, jahitan akan dilepas setelah 5 hingga 14 hari setelah operasi. Perawatan yang tepat sesuai anjuran dokter penting dilakukan sampai luka operasi sembuh total.

 

Sambil menunggu penyembuhan, lakukan perawatan yang tepat seperti memastikan kebersihan luka, melindungi menggunakan produk yang membantu penyembuhan lebih cepat, seperti Hansaplast Salep Luka.

 

Namun proses penyembuhan tidak akan sama pada setiap orang. Penyakit yang mendasari seperti diabetes, serta usia juga dapat mempengaruhi proses penyembuhan. Pasien yang lebih tua terkadang membutuhkan lebih lama sampai luka sembuh total.

 
Kembali ke atas

Infeksi luka bedah

Seperti jenis luka lainnya, penting untuk terus memantau perkembangan penyembuhan dan memperhatikan tanda-tanda infeksi luka setelah operasi. Hubungi dokter jika mengalami gejala infeksi seperti kemerahan yang berlebihan atau bengkak di sekitar luka atau jahitan, bau atau kotoran yang tidak sedap.

 

Nyeri atau sakit pasti akan dirasakan selama luka belum mengering. Dan sakit adalah hal wajar. Tetapi jika muncul gejala lain seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, waspadai adanya infeksi. Gunakan plester Hansaplast untuk melindungi luka dan mencegah infeksi.

 

Baca Juga : Berbagai nyeri otot pada anak dan cara penanganannya



Kembali ke atas

Penyembuhan dan bekas luka

Jaringan parut dapat terjadi pada akhir proses penyembuhan luka yang mempengaruhi lapisan epidermis dan dermis kulit. Jaringan diperbaiki oleh sejumlah besar kolagen yang baru diproduksi, dan dalam proses perbaikan itu ada risiko timbulnya jaringan parut yang nantinya akan meninggalkan bekas luka. Untuk membantu mengurangi jaringan parut, ikuti tip sederhana berikut: 

Bekas luka operasi
  1. Membantu mencegah infeksi dengan menjaga kebersihan luka.

  2. Melindungi luka dari pengaruh luar dengan menutupinya dengan plester atau pembalut.

  3. Ikuti prinsip penyembuhan luka lembab karena hal ini diketahui dapat mengurangi risiko jaringan parut.

  4. Hindari sinar matahari, karena dapat mengubah struktur dan warna bekas luka segar.

  5. Jangan sampai luka Anda terkena suhu ekstrim seperti sesi sauna, karena dapat mengganggu proses penyembuhan.

  6. Kenakan pakaian longgar untuk mencegah iritasi dan gesekan yang menyebabkan masalah lebih lanjut.

  7. Hindari ketegangan saat berolahraga atau aktivitas bergerak lainnya.

Dokter akan memberi tahu cara merawat luka bedah sesuai dengan kondisi setiap orang. Jangan lupa untuk menanyakan hal-hal penting terkait perawatan tersebut. Jangan lupa juga untuk selalu memantau proses penyembuhan hingga sembuh total.

 

Baca Juga : Berbagai nyeri otot pada anak dan cara penanganannya


Kembali ke atas