Pembahasan tentang air dan luka

Saat bicara tentang penyembuhan luka yang lebih cepat, kita perlu memisahkan fakta dan fiksi. Faktanya, walau air garam seringkali dikaitkan dengan kemampuan membantu penyembuhan luka, justru kelembapan dari air dapat menyebabkan kulit membengkak di sekitar luka dan membuat proses penyembuhan lebih lambat.

 

Hal tersebut bukan hanya memengaruhi proses penyembuhan, tetapi juga memungkinkan bakteri masuk ke dalam luka. Sehingga meningkatkan risiko infeksi. Selain itu, informasi yang perlu diketahui adalah setiap jenis air memiliki jenis risikonya sendiri-sendiri. Berikut adalah jenis air dan bahayanya untuk luka.

 

Baca Juga : Ini Dia Cara Yang Tepat Menangani Luka Bakar


Kembali ke atas

Air Garam

Kebanyakan orang mungkin pernah mendengar bahwa air garam dari laut membantu proses penyembuhan luka, tapi nyatanya ini hanya mitos! Pada kenyataannya, air tersebut dapat mengandung kotoran dan kuman konsentrasi tinggi yang berkembang biak dengan bebas pada suhu yang hangat.

The healing powers of saltwater are primarily a myth.
Penyembuhan air garam hanyalah mitos
Kembali ke atas

Air Keran

Pada luka yang baru mulai sembuh, sangat disarankan untuk melindungi luka agar tidak bersentuhan langsung dengan air keran. Air dan kelembapan menyebabkan kulit bengkak dan ini dapat mengganggu penyembuhan luka.

 

Sabun, sampo, dan detergen juga dapat mengiritasi luka. Sebelum mandi atau mencuci tangan, penting untuk memastikan luka sudah dibalut dengan plester tahan air seperti Hansaplast Aqua Protect agar terlindungi dan bisa sembuh dengan baik.

The healing powers of saltwater are primarily a myth.
Penting untuk melindungi luka dari air keran
Kembali ke atas

Air berklorin

Klorin dalam air dapat menyebabkan iritasi pada luka dan memperlambat penyembuhan. Air ini umum ditemui di kolam renang. Karena klorin biasa digunakan untuk membersihkan air kolam renang. 

 

Ada juga banyak bahaya yang tidak terlihat di kolam renang umum, seperti bakteri yang dapat menyebabkan luka terinfeksi dengan cepat. Penting untuk melakukan perawatan khusus untuk melindungi luka dari air yang berklorin, terutama di kolam renang umum.

 

Untuk memastikan perlindungan optimal terhadap air, sebaiknya menggunakan plester yang kedap air 100% seperti Hansaplast Aqua Protect.

The healing powers of saltwater are primarily a myth.
Penting untuk melindungi luka dari air berklorin, air berklorin dapat menyebabkan melambatnya penyembuhan luka, dan bakteri pada kolam renang umum dapat menginfeksi luka
Kembali ke atas

PENGOBATAN

Perlindungan tahan air adalah jawabannya

Baik saat berada di pantai, saat harus mencuci tumpukan piring kotor, atau keluar untuk berenang di akhir pekan, penting untuk melindungi luka dari air kapanpun itu. Penting untuk menggunakan plester yang tetap terpasang dengan aman, bahkan selama kontak lama dengan air. 

 

Plester juga harus tetap membuat kulit bisa bernapas dan fleksibel agar kamu dapat bergerak bebas. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan plester Hansaplast Aqua Protect yang dapat memastikan luka tetap terlindungi dari kotoran, bakteri, dan 100% kedap air. Plester ini juga ideal untuk digunakan setelah prosedur bedah kecil seperti pengangkatan tahi lalat.

 
Waterproof
Kapanpun kulitmu terkena air, bahkan saat mandi, pertimbangkan untuk menggunakan plester tahan air.

“Air dan kelembapan menyebabkan kulit membengkak. Hal ini tidak hanya memengaruhi penutupan luka dan proses penyembuhan, tetapi juga dapat menyebabkan masuknya bakteri dan meningkatkan risiko luka terinfeksi. Oleh karena itu penting untuk melindungi luka secara andal dari kuman dan air,” kata Carsten Hartkopf, dari Penelitian & Pengembangan, Beiersdorf AG.

Carsten Hartkopf Research & Development, Beiersdorf AG
Carsten Hartkopf Research & Development, Beiersdorf AG
Kembali ke atas

SOLUSI

Hansaplast Aqua Protect

Hansaplast dan produk tahan air

Produk-produk ini ideal untuk melindungi air dari luka dan membantu luka sembuh dengan aman.

 

Hansaplast Aqua Protect adalah plester yang 100% kedap air dan dapat melekat dengan kuat bahkan setelah terkena air. Plester ini melindungi semua jenis luka ringan dari kotoran, bakteri, dan air, sehingga plester ini ideal untuk semua aktivitas yang berhubungan dengan air, seperti mencuci, mandi, dan berenang. Hansaplast Aqua Protect memiliki bantalan luka yang tidak lengket dan berwarna krem muda yang dikombinasikan dengan plester berbahan transparan membuat kulit terlihat seperti sedang tidak menggunakan plester. Dengan bahan yang lebih fleksibel membuat Hansaplast Aqua Protect sangat nyaman digunakan. Plester Hansaplast Aqua Protect tersedia dalam dua ukuran dan mampu melindungi luka secara maksimal.

 

Untuk melindungi area luka yang lebih luas dari kotoran dan bakteri, kamu dapat gunakan Hansaplast Aqua Protect XL atau XXL. Lapisan Hansaplast Aqua Protect XL atau XXL membuat kulit leluasa bernapas dan menjaga sirkulasi udara di dalamnya. Bantalan luka yang tidak lengket dan daya serap yang tinggi melindungi luka dan memungkinkan pelepasan plester dengan mudah. Selain itu, plester bebas lateks juga mengurangi risiko alergi yang disebabkan oleh lateks. 

 

Hansaplast Aqua Protect memang terbilang unik, karena ini adalah plester pertama yang tidak basah saat terkena air, sehingga memastikan kenyamanan yang sama seperti plester kain, namun tetap 100% kedap air.

Kembali ke atas

PENCEGAHAN

Perlindungan terbaik adalah pencegahan

Paparan kotoran dan bakteri dapat meningkatkan risiko infeksi, yang merupakan ancaman terbesar bagi proses penyembuhan luka yang sehat. Kolam renang seringkali mengandung berbagai jenis kotoran dan bakteri yang berbahaya bagi luka. Itulah mengapa sangat penting untuk menjaga kebersihan sebelum, selama, dan setelah berenang, apalagi di kolam renang umum. Berikut beberapa tips nya:

Berikut beberapa tip yang bisa dilakukan untuk melindungi luka:

  1. Jangan pernah lupa untuk mandi

    Saat orang masuk ke dalam kolam tanpa mandi terlebih dahulu, mereka membawa banyak kotoran dan bakteri ke dalam air. Mandi sebelum masuk ke kolam renang dapat menghilangkan 90 persen keringat, kulit mati, dan membersihkan sisa produk perawatan kulit.

  2. Merendam kaki di kolam renang umum

    Kamu mungkin sering melakukan merendam kaki di kolam renang. Tapi tahukah kamu melakukannya lebih banyak membawa kerugian daripada kebaikan. Karena dengan melakukannya dapat mengontaminasi air dengan kuman dan bakteri.

  3. Keringkan kaki secara menyeluruh dan kenakan sandal jepit

    Perlindungan terbaik dari kemungkinan terjadinya infeksi di kolam renang umum sebenarnya cukup sederhana. Kenakan sandal jepit saat berada di area kolam renang yang rentan basah. Penting juga untuk mengeringkan kaki dengan menyeluruh, terutama di sela-sela jari kaki. Karena area sela jari sering diabaikan, maka sangat rentan terhadap infeksi jamur. Kondisi yang lembap di antara jari-jari kaki menjadi kondisi ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang.

  4. Selalu tutupi luka dengan Hansaplast Aqua Protect

    Saat berenang, pastikan menggunakan plester tahan air seperti Hansaplast Aqua Protect pada luka goresan, luka sayat, dan luka lainnya. Bahkan di area yang lebih kecil, misalnya seperti luka yang tertinggal dari tahi lalat yang baru saja dihilangkan dengan cara operasi kecil. Jika luka terlindungi dengan baik dan tidak diganggu, luka tersebut dapat sembuh lebih cepat.

Selalu temui dokter jika mengalami luka dalam, berdarah atau menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak atau hangat. Pastikan juga untuk mencari pertolongan medis jika kamu merasa tidak mampu membersihkan luka dengan benar.

 

Jika menderita diabetes, perawatan luka yang tepat sangat penting. Selalu konsultasikan masalah apa pun yang mungkin terjadi pada dokter atau ahlinya, bahkan untuk perawatan luka ringan dan infeksi pada kulit, terutama pada bagian kaki.

 

Harap dicatat bahwa bahwa informasi di atas tidak dapat menggantikan nasihat atau rekomendasi medis. Bacalah dengan cermat instruksi penggunaan yang diberikan dalam paket produk kami. Penting: konsultasikan dengan ahli kesehatan jika meragukan perawatan luka dengan benar.

 

Informasi yang diberikan melalui situs web ini tidak boleh digunakan untuk mendiagnosis atau mengobati masalah kesehatan atau penyakit. Informasi ini bukan pengganti perawatan atau rekomendasi profesional. Jika memiliki atau mencurigai adanya masalah kesehatan, segera konsultasikan dengan dokter atau petugas medis. Jangan pernah mengabaikan nasihat medis profesional atau menunda mencari bantuan medis karena informasi yang kami berikan.

 

Baca Juga : Jangan Bingung Melindungi Luka Ukuran Besar Begini Caranya

 
Kembali ke atas