Perbedaan Luka Lecet dan Gores

Perbedaan Luka Gores dan Lecet Serta Penanganannya

Banyak sekali orang yang abai mengenai cara perawatan luka. Mereka biasanya merawat luka dengan cara yang sama meskipun ada beberapa jenis luka. Padahal, setiap luka butuh perawatan yang berbeda. Contohnya saja perbedaan luka gores dan lecet. Cara perawatan kedua jenis luka tersebut juga berbeda.

 

Memang ada beberapa langkah perawatan yang sama. Namun, ada treatment yang berbeda harus dilakukan karena jenis luka tersebut berbeda. 

Kembali ke atas

Perbedaan Antara Luka Gores dan Lecet

Dilihat sekilas saja, ada perbedaan yang mencolok antara luka gores dan luka lecet. Secara kasat mata, luka gores cenderung lebih dalam daripada luka lecet. Keduanya memang menyebabkan pendarahan. Namun, pendarahan lebih parah ketika kamu terluka gores.

 

Mengapa demikian? Hal ini terkait dengan kedalaman luka yang terjadi. Luka gores biasanya cukup dalam. Apalagi jika luka tersebut disebabkan jatuh. Luka gores pada kepala karena jauh bisa hampir mencapai tulang. Dan inilah yang membuat perbedaan luka gores dan lecet begitu kentara.

 

Belum lagi jika luka gores tersebut disebabkan tersayat pisau. Ini biasanya terjadi pada jari tangan. Ketika kamu sedang masak, bisa saja kamu secara tidak sengaja melukai jari kamu sendiri. Luka gores yang kamu alami bisa sangat dalam sehingga membuat jari kamu berdarah hebat.

 

Lain hal jika kamu mengalami luka lecet. Ada robekan pada kulit namun itu hanya pada bagian permukaan. Tidak begitu dalam. Akibatnya, pendarahan tidak begitu parah. Inilah yang membuat perawatan luka gores dan lecet berbeda.

Kembali ke atas

Perawatan yang Tepat untuk Luka Gores

Untuk merawat luka gores, kamu perlu tenaga yang sedikit lebih banyak. Dan kamu juga butuh peralatan medis yang lebih komplit. 

Berikut ini langkah-langkah perawatan luka gores agar tidak infeksi yang bisa kamu lakukan:

  1. Cuci Tangan 
    Sebelum kamu mulai melakukan perawatan luka, pastikan dulu tangan kamu benar-benar bersih. Cuci tangan kamu dengan menggunakan sabun. Kamu akan menggunakan tangan untuk menyentuh luka. Jika ada bakteri di tangan, bakteri tersebut bisa masuk ke dalam luka yang terbuka. Inilah alasan mengapa kamu harus membersihkan tangan terlebih dahulu.

  2. Bersihkan Luka 
    Setelah membersihkan tangan, kamu bisa mulai membersihkan luka. Cukup gunakan air mengalir. Bersihkan luka dengan air yang mengalir. Ini sangat efektif untuk menghilangkan debu atau kotoran yang mungkin menempel pada luka.

  3. Stop Pendarahan 
    Saat kamu membersihkan luka, kemungkinan besar kamu akan merasakan perih yang luar biasa. Tahan untuk sementara waktu. Setelah kamu yakin luka sudah bersih, kamu bisa keringkan dengan handuk.

    Hansaplast Kasa Steril 10x10cm

    hansaplast roll kain

    Coba perhatikan luka yang kamu alami. Jika darah masih keluar, hentikan pendarahan tersebut. Kamu bisa gunakan Kain Kasa Steril lalu tempelkan dengan menggunakan Plester Hansaplast Roll. Diamkan beberapa saat lalu lepas jika pendarahan sudah benar-benar berhenti.

  4. Aplikasikan Antiseptik 
    Setelah kain kasa dilepaskan, semprotkan Hansaplast Spray Antiseptik. Ini mampu membunuh bakteri yang mungkin menempel pada luka. Bakteri tersebut harus dimatikan agar tidak menyebabkan infeksi.

    Spray Antiseptik RTB indication


    Kamu tidak perlu khawatir karena spray antiseptik ini tidak menyebabkan rasa perih. Selain itu, ini juga aman untuk luka gores yang dalam sekalipun.
     
  5. Tutup Luka dengan Plester
    Ketika luka benar-benar bersih dan bebas dari bakteri, langkah terakhir adalah melindungi luka dengan plester. Kamu bisa gunakan plester yang sesuai dengan ukuran luka. Untuk luka gores yang cukup besar, kamu butuh Plester Hansaplast Sensitive ukuran besar
Tantangan selanjutnya adalah ketika terjadi peradangan. Buka plester di pagi hari lalu semprot luka dengan spray antiseptik. Baru kemudian kamu bisa tutup luka dengan plester yang baru. Jika terjadi peradangan, oleskan salep luka. Salep ini sangat membantu untuk mengatasi peradangan yang mungkin muncul di bagian luka.
Kembali ke atas

Penanganan untuk Luka Lecet

Untuk luka lecet, perawatan yang harus kamu lakukan relatif lebih mudah. pasalnya, luka lecet ini tidak begitu dalam.

 

Sama seperti ketika kamu mengalami luka gores, kamu harus mulai dengan membersihkan tangan dan luka dengan menggunakan air bersih. Lalu, semprotkan spray antiseptik untuk mencegah bakteri yang bisa membuat iritasi. Karena luka lecet biasanya tidak menimbulkan pendarahan hebat, kamu tidak perlu menutup luka dengan kain kasa. Cukup tutup luka dengan plester Hansaplast. Biarkan luka lecet segera mengering dan sel kulit yang mati digantikan dengan sel kulit yang baru.

 

Secara umum, luka gores itu lebih parah dan butuh penanganan yang lebih intensif. Namun, bukan berarti kamu tidak perlu khawatir ketika kamu mengalami luka lecet. Keduanya sama-sama berbahaya. Keduanya sama-sama berupa luka yang terbuka. Makanya, ada potensi bakteri yang bisa masuk dan membuat infeksi.

 

Hanya saja, potensi terinfeksi itu lebih tinggi pada luka gores. Pasalnya, luka ini lebih dalam. Rasa sakit pun lebih parah dibandingkan dengan luka lecet. Perbedaan luka gores dan lecet tersebut membuat penanganan yang dibutuhkan pun sedikit berbeda.

Kembali ke atas